FIGUR-FIGUR WAYANG SEBAGAI INSPIRASI DALAM KARYA SENI LUKIS

  • Asyhari Rafsanjani Jurusan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Keywords: Damarwulan, Wayang Purwa, Wayang Beber, Mix Media

Abstract

Tujuan utama dari proyek studi ini yakni untuk menampilkan kembali Figur-figur Wayang yaitu wayang beber dan cerita rakyat Damarwulan serta melestarikannya melalui karya seni lukis. Secara tidak langsung penulis menceritakan kembali cerita rakyat Damarwulan beserta Figur-figurnya lewat karya seni lukis. Karya seni lukis yang dihasilkan berjumlah sepuluh buah dengan ukuran 85 x 60 cm sampai dengan 120 x 85 cm merupakan penggambaran dari cerita rakyat Damarwulan dengan Figur-figur dan mengembangkan Wayang Beber sebagai inspirasi dalam karya seni lukis. Lukisan mengungkapkan tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam cerita rakyat Damarwulan. Teknik yang bervariasi dengan pewarnaan datar dan dekoratif yang dikombinasikan spidol permanen diharapkan dapat memberikan penonjolan pada subjek utama lukisan. Simpulan dari proyek studi ini ialah Figur-figur Wayang beber menarik untuk dikembangkan dalam karya seni lukis, seperti yang dibuat penulis dengan keunggulan irama yang terdapat pada setiap lukisan, kemudian bentuk figur-figur yang unik dan rumit serta ornamen dengan menggunakan teknik dan pewarnaan yang bervariasi. Hal ini merupakan keunggulan dari kesenian Jawa seperti Wayang Purwa dan Wayang Beber yang jarang di temukan pada karya lukis atau karya seni rupa lain. 

References

Ali. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi ke lima, Departemen pendidikan Nasional , Balai Pustaka, Jakarta.

Alwy, Hasan. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi ke tiga, Departemen pendidikan Nasional , Balai Pustaka, Jakarta.

Marsudi. 1999. Kemunduran Wayang Beber Pacitan. Surakarta: STSI Press.

Moehanto, MB. 2000. Apresiasi Wayang. Surakarta: CV Cendrawasih.

Sahman, Human. 1992. Mengenali Dunia Seni Rupa. Semarang: IKIP press.

Sastradireja, Mas. 1979. Wawacan DAMARWULAN. Jakarta: Deppdikbud Proyek Penerbitan Buku Bacaan dan Sastra Indonesia dan Daerah

Shadily, Hassan. 1980. Ensiklopedi Indonesia, jilid 2, Ichtiar Baru, Jakarta., 1984, Ensiklopedi Indonesia, jilid 5, Ichtiar Baru, Jakarta.

Sidik, Fajar dan Prayitno, A.1981. Desain Elementer. Yogyakarta: STSRI-ASRI.

Soetrisno, R. 1974. Sekedar Pengetahuan Tentang Wayang Beber. Surakarta: Naskah Bahan Pengajaran Pada Jurusan Pedalangan.

Akademi Seni Kerawitan Indonesia. (ASKI) press.

Sularto, B dkk. 1984. Album Wayang Beber Pacitan dan Yogyakarta.Jakarta: Depdikbud Direktorat Jenderal Kebudayaan Proyek Media Budaya. 1983/1984.

Sumanto. 2009. “Visualisasi Tokoh Ceritera Ramayana Pada Relief Candi Induk Penataranâ€. Imajinasi. Vol. V No. 2 Juli 2009. Hlm. 285-296. Semarang: FBS Unnes.

Sunaryo, Aryo. 2002. Nirmana 1, Paparan Perkuliahan Mahasiswa. Semarang:Unnes Press.

Supriyono, dkk. 2008. Pedalangan Jilid 1 Untuk SMK. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Susanto, Mikke. 2002. Diksi Seni Rupa. Yogyakarta: Kanisius.

Anonim. 2012. Inspirasi. http://kamus.sabda.org/kamus/inspirasidiunduh pada tanggal 28/02/2012

How to Cite
Rafsanjani, A. (1). FIGUR-FIGUR WAYANG SEBAGAI INSPIRASI DALAM KARYA SENI LUKIS. Arty: Jurnal Seni Rupa, 3(1). https://doi.org/10.15294/arty.v3i1.4040
Section
Articles