PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BERBASIS TAKSONOMI SOLO MATERI LARUTAN PENYANGGA DAN HIDROLISIS

  • Puji Rahayu Universitas Negeri Semarang
  • Ersanghono Kusumo Universitas Negeri Semarang
Keywords: Larutan Penyangga, Hidrolisis, Instrumen penilaian, Taksonomi SOLO.

Abstract

Pada praktik pembelajaran di sekolah, masih banyak guru yang belum memiliki pemahaman tentang sistem penilaian yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku saat ini. Untuk itu diperlukan instrumen penilaian yang dapat melihat respon siswa terhadap pertanyaan (soal) pada materi larutan penyangga dan hidrolisis, salah satunya dengan menerapkan instrumen penilaian berbasis taksonomi SOLO (The Structure of Observed Learning Outcome). Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengkaji proses pengembangan instrumen penilaian berbasis Taksonomi SOLO pada materi larutan penyangga dan hidrolisis (2) Memperoleh inovasi bentuk instrumen penilaian berdasarkan Taksonomi SOLO pada materi larutan penyangga dan hidrolisis (3) Memperoleh instrumen penilaian berbasis Taksonomi SOLO yang memenuhi kriteria valid dan reliabel. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau R&D (Research and Development) yang terdiri atas beberapa langkah sebagai berikut : 1) Analisis teoritis dan praktis (2) Analisis Kebutuhan (3) Penyusunan draf produk (4) Validasi ahli atau pakar (5) Revisi draf (6) Uji coba produk (7) Pembuatan produk akhir. Hasil dari penelitian berupa instrumen penilaian berbasis taksonomi SOLO dengan kebaruan pemeringkatan pertanyaan (soal) yakni pertanyaan Unistruktural, Multistuktural, Relasional, dan Abstrak diperluas. Instrumen dinyatakan valid dan reliabel.

References

Asikin, M. 2002. Penerapan Taksonomi SOLO Dalam Penyusunan Item dan Interprestasi Respon Mahasiswa Pada Perkuliahan. LJK UNNES. No. 2 – Tahun – XXXI – 2002, 348:373.

Biggs, J. B. 2003. Teaching for quality learning at university. Maidenhead: Open University Press.

Bigg, J. B. dan Collis. 1982. Evaluating the quality of learning : the solo taxonomy. New York : Akademik Press Inc.

Braband, C & Betina Dahl. 2009. Using the SOLO taxonomy to analyze competence progression of university science curricula. Springer science+bussines media. High Educ (2009) 58:531–549.

Docktor, J. & Heller, K, 2009, Robust assessment instrument for student problem solving, Prosiding the NARST 2009 Annual Meeting, Minnesota university.

Gall, Meredith D., Joyce P. Gall, dan Walter R. Borg. 1983. Educational Research An Introduction (4th ed.). New York : Pearson Education, Inc.

Hamdani, A. Saepul. 2009. Pengembangan sistem evaluasi pembelajaran pendidikan agama islam berbasis taksonomi solo. Jurnal Pendidikan Islam. Vol. 01, No. 01, Juni 2009 ISSN 2085-3033, 15:23.

Hardi, S, dkk. 2000. Pengembangan item tes dan interpretasi respon mahasiswa dalam pembelajaran geometri analit berpandu pada taksonomi solo tes model pembelajaran perubahan konseptual. Semarang: UNNES.

Lucas, U & Rosina Mladenovic. 2009. The identification of variation in students’ understandings of disciplinary concepts: the application of the SOLO taxonomy within introductory accounting. Springer science+bussines media. High Educ (2009) 58:257–283.

Mardapi, D. 2012. Pengukuran penilaian evaluasi pendidikan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Ovianti, M, 2013, Pengembangan instrumen penilaian autentik pada proses dan hasil pembelajaran matematika materi persamaan garis lurus di kelas VIII SMP berdasarkan Standar KTSP, Jurnal Edumatica, 3(1): 1-10.

Subyantoro. 2012. Pengembangan Perangkat Evaluasi Berdasarkan Taksonomi SOLO Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Wardani, Oktarina Puspita. 2012. Pengembangan Perangkat Evaluasi Berdasarkan Taksonomi The Structure Of Observed Learning Outcome (SOLO) Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kompetensi Membaca Peserta Didik Kelas X SMA. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.1 (2): 79-84.

Published
2019-08-08