Abstract

Distance learning (PJJ) is one of the policies set by the government during the Covid-19 pandemic. This PJJ requires students to carry out learning at home through an online system. In PJJ activities, parents now have the role of being a teacher for their children. This role is obtained because parents in the family have the function of providing education for family members. This study aims to find out how parental assistance is in IPS learning during the Covid-19 pandemic in Ayamputih village, Buluspesantren sub-district, Kebumen district. The research method used is a qualitative method. Qualitative method is a method that emphasizes in-depth understanding aspects of a problem data collection technique used by researchers is by conducting interviews with informants. The results showed that: (1) the implementation of learning carried out by students was carried out entirely online. (2) parental assistance in IPS learning is only done when the child finds it difficult to do the assignments given by the teacher.


Pembelajaran jarak jauh (PJJ) merupakan salah satu kebijakan yang ditetapkan pemerintah di masa pandemi covid-19 ini. PJJ ini mengharuskan peserta didik untuk melakukan pembelajaran di rumah masing-masing melalui system daring. Dalam kegiatan PJJ orang tua kini memiliki peran menjadi guru bagi anak-anakanya. Peran ini di peroleh sebabĀ  orang tua dalam keluarga memiliki fungsi memberikan edukasi bagi anggota keluarganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pendampingan orang tua dalam pembelajaran IPS di masa pandemi covid-19 di Desa Ayamputih, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Metode kualitatif adalah metode yang lebih menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah teknik pengembilan data yang digunakan oleh peneliti adalah dengan melakukan wawancara kepada informan. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan peserta didik dilakukan sepenuhnya secara daring. (2) pendampingan orang tua dalam pembelajaran IPS hanya dilakukan ketika anak merasa kesulitan dalam pengerjaan tugas yang diberikan oleh guru.