Pecinan Semarang Sebagai Sumber Belajar Sejarah Pokok Bahasan Kolonialisme Kelas XI IPS di SMA Nasional Nusaputera Semarang Tahun Pelajaran 2016/2017

  • Arie Dwita Merdiana
  • Hamdan Tri Atmaja
  • Andy Suryadi

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah (1) Untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan Pecinan Semarang sebagai sumber belajar pada materi sejarah kolonialisme. (2) Mengetahui tanggapan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan Pecinaan Semarang sebagai sumber belajar materi sejarah kolonialisme. (3) Menganalisis kendala-kendala apa saja yang dihadapi guru dalam pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan Pecinan Semarang sebagai sumber belajar pada materi sejarah kolonialisme. (4) Mengetahui bagaimana cara guru mengatasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan Pecinan Semarang sebagai sumber belajar pada materi sejarah kolonialisme. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian  mengungkapkan bahwa (1) Pelaksanaan pembelajaran dengan memanfatkan Pecinan Semarang terencana dalam RPP dan sudah menjadi agenda rutin tahunan (2) Pembelajaran dengan memanfaatkan kawasan pecinan Semarang mendapat respon yang berbeda-beda, sebagian besar dari siswa mengaku senang dan antusias (3) Pembelajaran dengan memanfatkan Pecinan Semarang menemui kendala berupa alokasi waktu dan sarana pra sarana yang tersedia. (4) Pelaksanaan pembelajaran sejarah dengan memanfaatkan Pecinan Semarang sebagai sumber belajar dilakukan diluar jam sekolah guna keefektifan waktu dan sarana pra sarana.

Published
2017-12-20
How to Cite
Merdiana, A., Atmaja, H., & Suryadi, A. (2017). Pecinan Semarang Sebagai Sumber Belajar Sejarah Pokok Bahasan Kolonialisme Kelas XI IPS di SMA Nasional Nusaputera Semarang Tahun Pelajaran 2016/2017. Indonesian Journal of History Education, 5(1). Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijhe/article/view/19901