Penanggulangan Kampanye Hitam Sebagai Hambatan Demokrasi di Era Disrupsi Teknologi Informasi dengan Sinergitas Bawaslu, Menkominfo, dan Tim Cyber Polri

  • Bagus Edi Prayogo Fakultas Hukum, Universitas Negeri Semarang
  • Agung Pandu Winasis Fakultas Hukum, Universitas Sebelas Maret Surakarta
Keywords: Demokrasi, Kampanye Hitam, Hoax, Teknologi Informasi

Abstract

Tahun 2019 merupakan tahun politik yang bisa dibilang adalah yang paling penting bagi masa depan indonesia dimana akan dilaksanakan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. Salah satu masalah pemilu yang kerap muncul ke permukaan adalah Black Campaign atau kita kenal dengan istilah kampanye hitam. Pelaksanaan kampanye hitam sangat berpengaruh dalam merubah budaya demokrasi di negara kita karena jenis kampanye ini dilakukan untuk menjatuhkan kandidat lainnya dengan berita berita propaganda/ kebohongan bohong. Hal itu tentu sangat bertentangan dengan asas asas pelaksanaan pemilu terutama asas jujur dan adil. Kampanye hitam sering menggunakan berita berita bohong berupa propaganda atau populer dengan istilah Hoax yang dilontarkan oleh salah satu kubu politik ke kubu lainnya demi menurunkan kredibelitas calon presiden atau calon wakil presiden yang diusungkan. Seperti kita tahu dengan pesatnya teknologi informasi saat ini tentu sangat mudah bagi oknum oknum yang ingin mencederai nilai luhur demokrasi yang diimplemetasikan ke dalam asas asas pemilu dan juga tentu akan sangan berpengaruh ke dalam pemahaman politik di dalam masyarakat di tahun berikutnya. Suatu kekhawatiran bahwa black campaign akan menjadi suatu kebiasaan yang dimaklumi di kalangan masyarakat. Apalagi masyarakat masih belum seluruhnya paham mengenai apakah suatu kabar atau berita itu asli atau hanya dibuat, karena untuk memahaminya harus dengan pendalaman pada beberapa referensi lain. Hal ini tentu menjadi perhatian kita semua baik di dalam tahun politik ataupun saat bukan tahun politik sekalipun, bahwa black campaign adalah suatu hal yang mencederai demokrasi yang dibangun di negara kita. Tentu tidak hanya Bawaslu yang melaksanakan fungsi pengawasan. Namun Bawaslu dalam hal ini dapat saja bekerja sama dengan Menkominfo serta Tim Cyber POLRI untuk bersama sama menanggulangi adanya Hoax dan fitnah fitnah lain yang merujuk pada salah satu kubu sehingga mencoreng pelaksanaan demokrasi. Hal ini diharapkan sebagai salah satu solusi dimana dari sisi pengawasan informasi dan peredaran data di masyarakat, pengawasan pelaksanaan pemilu yang “LUBER JURDIL” dan pengawasan pelanggaran warga negara dan pemberian rasa nyaman dalam berpolitik yang sehat sebagai wujud pengayom masyarakat oleh POLRI menjadi satu bagian yang penting sehingga pelaksanaan Pemilu benar-benar Khidmat. Kita harus melihat bahwa tujuan dari pelaksanaan Pemilu sendiri adalah dari rakyat, Oleh rakyat dan untuk rakyat yang masa sama halnya dengan demokrasi itu sendiri. Sehingga perilaku untuk memecah belah bangsa tidak diperbolehkan dan berkonsekuensi hukum karena berkaitan dengan kelangsungan hidup bangsa dan negara.

References

Pratama Dahlian Persadha, Irwan Abdullah, S. Bayu Wahyono. (2017). Yogyakarta netizen community response to the black campaign: the 2014 presidential election in Indonesia. Asian Journal of Media and Communication Volume 1, Number 1
Ade Tuti Turistiati, (2016), Fenomena Black Campaign Dalam Pemilihan Kepala Daerah 2015, Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, Volume VIII, Nomor 02
Alfred B. David Dodu, (2017). Penerapan Regulasi Politik Kampanye Hitam: Studi Kasus Pada Pilkada Kabupaten Banggai Tahun 2015. Jurnal Wacana Politik, Vol. 2, No. 1
Aulia. (2014). Kampanye “Hitam” dalam Pemilu Melalui Media Massa. Rechtidee Jurnal Hukum, Vol. 9. No. 2
Wahyuningtyas Dwi Saputri, Bagus Edi Prayogo. (2018), Tantangan Demokrasi di Era Globalisasi Demi Mewujudkan Pencegahan Politik Uang Dalam Pemilu UNNES LAW JOURNAL, Vol 4 no 2
Surat Kabar Elektronik dan website
www.kompas.com.https://nasional.kompas.com/read/2018/09/27/00312401/cegah-kampanye-hitam-di-media-sosial-polri-kerja-sama-dengan-bssn-dan. ditelusuri pada 8 November 2018
www.kompas.com.https://megapolitan.kompas.com/read/2018/02/27/17085421/usut-black-campaign-via-medsos-polda-metro-jaya-bentuk-satgas-nusantara. ditelusuri pada 10 November 2018
www. Mediaindonesia.com. http://mediaindonesia.com/read/detail/82925-bawaslu-diy-cermati-black-campaign-lewat-medsos ditelusuri pada 9 November 2018
www.hukumonline.com.https://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt538dacd5bb6a4/menjerat-pelaku-kampanye-hitam-di-media-sosial ditelusuri pada 10 November 2018
Published
2018-11-25
How to Cite
Prayogo, B., & Winasis, A. P. (2018). Penanggulangan Kampanye Hitam Sebagai Hambatan Demokrasi di Era Disrupsi Teknologi Informasi dengan Sinergitas Bawaslu, Menkominfo, dan Tim Cyber Polri. Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang, 4(03), 1129-1140. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/snh/article/view/27054