KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MODEL TAPPS BERBANTUAN WORKSHEET TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATERI LINGKARAN

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Nikmatul Maula
Rochmad Rochmad
Edy Soedjoko

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran dengan model TAPPS tuntas, apakah rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa pada model TAPPS lebih tinggi daripada rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran ekspositori, serta apakah persentase ketuntasan belajar siswa pada model TAPPS lebih tinggi daripada persentase ketuntasan belajar siswa pada pembelajaran ekspositori. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 2 Pekalongan tahun pelajaran 2012/2013. Dengan teknik cluster random sampling, terpilih sampel yaitu siswa kelas VIII-D sebagai kelas eksperimen yang diterapkan pembelajaran model TAPPS berbantuan worksheet berbasis Polya dan kelas VIII-B sebagai kelas kontrol yang diterapkan pembelajaran ekspositori. Dari hasil uji ketuntasan belajar diperoleh pembelajaran pada kelas eksperimen tuntas. Dari hasil uji perbedaan dua rata-rata, diperoleh rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Dari hasil uji proporsi satu pihak, diperoleh persentase ketuntasan belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada pada kelas kontrol.  Simpulan yang diperoleh yaitu pembelajaran dengan model TAPPS tuntas, rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa pada model TAPPS lebih tinggi daripada rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran ekspositori, dan persentase ketuntasan belajar siswa pada model TAPPS lebih tinggi daripada persentase ketuntasan belajar siswa pada pembelajaran ekspositori.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biographies

Nikmatul Maula, Semarang State University

Mathematics departement

Rochmad Rochmad, Semarang State University

Mathematics departement

Edy Soedjoko, Semarang State University

Mathematics departement
How to Cite
Maula, N., Rochmad, R., & Soedjoko, E. (2013). KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MODEL TAPPS BERBANTUAN WORKSHEET TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATERI LINGKARAN. Unnes Journal of Mathematics Education, 2(1). https://doi.org/10.15294/ujme.v2i1.3317

References

Benham, H. 2009. Design Using “Talking Aloud Pair Problem Solving” To Enhance Student Performance In Productivity Software Course. Issues Information Systems. 10(1): 150-154

BSNP. 2006. Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: BSNP

Herman, T. 2000. Strategi Pemecahan Masalah (Problem-Solving) dalam Pembelajaran Matematika. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia. Diunduh di http://file.upi.edu/Direktori/FPMIPA/JUR._PEND._MATEMATIKA/196210111991011-TATANG_HERMAN/Artikel/Artikel14.pdf tanggal 5 Desember 2012

Hudojo, H. 1988. Mengajar Belajar Matematika. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Johnson, S. D. & Chung, S. 1999. The Effect of Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) on the Troubleshooting Ability of Aviation Technician Students. Journal of Industrial Teacher Education. 37(1). Diunduh di http://scholar.lib.vt.edu/ejournals/JITE/v37n1/john.html tanggal 3 Februari 2013

Pate, M. L., Wardlow, G. W., & Johnson, D. M. 2004. Effects of Thinking Aloud Pair Problem Solving On The Troubleshooting Performance of Undergraduate Agriculture Students In A Power Technology Course. Journal of Agricultural Education. 45(4): 1-11

Polya, G. 1973. How to Solve It. New Jersey: Princeton University Press

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta

Woolfolk, A. 2001. Educational Psychology Eighth Edition. United States of America: Pearson Education Company