Judicial Review as a Fundamental Pillar for the Protection of Constitutional Supremacy

Authors

  • Nashwan Hazimulfikri Universitas Negeri Semarang (UNNES) Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/ijpgc.v3i1.45803

Keywords:

Constitutional Supremacy, Judicial Review, Constitutional Court, Constitutional Democracy, Check and Balances

Abstract

The principle of constitutional supremacy constitutes a fundamental foundation of a democratic rule-of-law state, positioning the constitution as the highest legal authority governing state power. Within the Indonesian constitutional framework, judicial review functions as a mechanism to ensure that legislative products and state actions remain consistent with the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia and the values of constitutional democracy. This article aims to analyze the strategic role of judicial review in upholding constitutional supremacy and to examine its implications for strengthening constitutional democracy in Indonesia. This study employs a normative juridical legal research method combined with a descriptive approach. The research materials consist of primary legal sources, particularly the 1945 Constitution, as well as secondary sources derived from scholarly journals and constitutional law literature, which are analyzed qualitatively through legal interpretation and normative reasoning. The findings indicate that judicial review exercised by the Constitutional Court serves not only as a mechanism for reviewing the constitutionality of statutes, but also as an instrument for safeguarding constitutional rights and maintaining the balance of power within a system of checks and balances. Nevertheless, the practice of judicial review has generated academic debate concerning the limits of judicial authority, particularly regarding constitutional interpretation with significant policy implications. This study concludes that judicial review is an essential element of constitutional democracy that must be exercised proportionally and consistently to ensure legal certainty and democratic legitimacy, and recommends strengthening its application based on the principle of judicial restraint.

References

Akbar Marali, Syahreza Ali, Erman I. Rahim, dan Ahmad. (2025). Penerapan Batas Kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam Memutus Norma yang Bersifat Open Legal Policy. Legal Advice: Journal of Law, Vol. 2, No. 2, 59–72.

Alfidyah, M. (2025). Konstitusi sebagai fondasi hukum tertinggi negara. Jurnal Hukum Tata Negara dan Konstitusi, 1(1), 8-14.

Alisya, Adhya Putri. (2019). Pengujian Undang-Undang terhadap Undang-Undang Dasar oleh Mahkamah Konstitusi ditinjau dari Pasal 24C ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Lex Administratum, Vol. 7, No. 3. Dept. Hukum, Universitas Sam Ratulangi.

Amin, F. (2025). Peran Mahkamah Konstitusi dalam Menjaga Prinsip Konstitusionalisme di Indonesia: Studi Putusan Judicial Review Tahun 2019–2024. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(6), 4467-4475.

Andiraharja, D. G. (2021). Judicial review oleh mahkamah konstitusi sebagai fungsi ajudikasi konstitusional di Indonesia. Khazanah Hukum, 3(2), 70-79.

Andrianto, N. I. (2026). URGENSI ASAS KETERBUKAAN DALAM PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH: MENUJU LEGITIMASI KONSTITUSIONAL DAN PARTISIPASI BERMAKNA. Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE), 2(1), 278-286.

Arifa, Rona Dwi., Putra, Firmansyah., & Eriton, Muhammad. (2024). Kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam melakukan pengujian terhadap kebijakan hukum terbuka. Limbago: Journal of Constitutional Law, 4(2), 260–272.

Asshiddiqie, J. (2021). Konstitusi dan konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Athalia, A. D., Karilla, A., Prameswari, A. D. S., Perkasa, M., & Huri, M. (2023). Pentingnya Memahami Proses Pengujian Undang-Undang Terhadap Undang-Undang Dasar (Judicial Review) Di Mahkamah Konstitusi Guna Meningkatkan Kepekaan Terhadap Peraturan Yang Berlaku Pada Masyarakat Demokrasi. VSJ| Veteran Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 244-272.

Bhakti, T. S. (2025). Kepastian Hukum dalam Pengujian Formil Undang-Undang oleh Mahkamah Konstitusi di Indonesia terkait Inkonsistensi Putusan, Batas Waktu Pengujian, dan Implikasi Pembatalan Undang-Undang. Jurnal Ilmiah Global Education, 6(4), 2859-2870.

Budiman, E. A., & SH, M. (2025). STRUKTUR KEKUASAAN DAN KONSTITUSI. Pengantar Hukum Publik, 1–196.

Christie, R., Michaela, M., & Tuasikal, N. R. (2024). Peran Mahkamah Konstitusi Dalam Menjaga Supremasi Hukum dan Kedaulatan Negara di Indonesia. Journal of Accounting Law Communication and Technology, 2(1), 207-215.

Farhan, M., & Rosidin, U. (2025). SUPREMASI KONSTITUSI DI TENGAH LEGISLASI CEPAT: URGENSI PENGUATAN WEWENANG MAHKAMAH KONSTITUSI. I’tiqadiah: Jurnal Hukum dan Ilmu-ilmu Kesyariahan, 2(2), 97-112.

Firman, F. (2024). Aktivisme Yudisial dalam Putusan Mahkamah Konstitusi. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, Vol. 2 No. 4, 318–329.

Hantoro, B. F. (2024). Pembatasan Yudisial dan Perluasan Kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam Memutus Sengketa Hasil Pilkada. Media Iuris, 7(1), 101–130.

Hasjad, H., Wali, A., Litualy, J. R., Santi, Y., Syafar, I., Arman, Z., ... & Udaya, L. O. M. R. A. (2025). Hukum Tata Negara: Teori, Sistem Dan Praktik Ketatanegaraan Indonesia. CV. Gita Lentera.

Illahi, Yudhan Wahyu. (2025). Apa Itu Judicial Review di Mahkamah Konstitusi? Pemahaman Lengkap dan Contohnya. Diakses dari https://kab-yahukimo.kpu.go.id/blog/read/8507_apa-itu-judicial-review-di-mahkamah-konstitusi-pemahaman-lengkap-dan-contohnya

Illahi, Yudhan Wahyu. (2026). Memahami Judicial Review sebagai Upaya untuk Mempertahankan Supremasi Konstitusi. Direktorat Jenderal Pajak. Diakses dari https://www.pajak.go.id/id/artikel/memahami-judicial-review-sebagai-upaya-untuk-mempertahankan-supremasi-konstitusi

Irwan, M., & Saleh, M. (2025). Mahkamah Konstitusi sebagai Negatif Legislator: Analisis Peran dan Batasan dalam Pembatalan Undang-Undang. Legal Standing: Jurnal Ilmu Hukum, 9(5), 1227-1236.

Kansil, Christine S. T., dan Putri Meilika Nadilatasya. (2024). Dampak Putusan Mahkamah Konstitusi terhadap Dinamika Politik dan Kepercayaan Publik di Indonesia: Analisis Implikasi Hukum dan Etika. UNES Law Review, Vol. 6, No. 4, 10753–10760.

Kurniawati, D., & Rohmah, E. I. (2024). PERAN MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM PENGUATAN PRINSIP CHECKS AND BALANCES DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA. Qaumiyyah: Jurnal Hukum Tata Negara, 5(2), 183-207.

Kushadianto, Miftaful Murachim Budy, dan Marsudi Dedi Putra. (2024). Implikasi Hierarki Hukum dalam Pembentukan Undang-Undang: Pengaruhnya terhadap Penafsiran dan Penegakan Hukum. Syntax Idea, Vol. 6, No. 3, hlm. 1–8.

Lubis, H., Dwi, L., & Ikram, M. (2025). Dinamika Intervensi Politik dalam Pembentukan Regulasi di Indonesia. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Dakwah Dan Ilmu Komunikasi, 2(1).

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 1-2/PUU-XII/2014 tentang Pengujian Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Pengujian Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum terkait batas usia calon Presiden dan Wakil Presiden.

Mastaria, L., Ishak, R., Ahmad, M., & Ismail, N. (2026). Implementasi Prinsip Checks and Balances melalui Penguatan Fungsi Dewan Perwakilan Rakyat dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia. Kesetaraan: Hukum dan Sosial , 1 (3), 194-197.

Mawalidin, J. (2021). Konsistensi Konstitusi Indonesia Dalam Pelaksanaan Judicial Review Undang-Undang. Politica: Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam, 8(1), 43-63.

Nasir, L., Rijal, S., & Akbar, M. A. (2025). Kedudukan Putusan Mahkamah Konstitusi dalam Pembentukan Undang-Undang di Indonesia. Jurnal USM Law Review, 8(2), 622-638.

Nugroho, F. B. S. (2019). Sifat Keberlakuan Asas Erga Omnes Dan Implementasi Putusan Mahkamah Konstitusi. Gorontalo Law Review, 95-104.

Prasetio, D. E., & Ilyas, A. (2022). Judicial activism dalam pengujian konstitusionalitas undang-undang ratifikasi. Dicky Eko Prasetio Dkk: Judicial Activism Dalam Pengujian, 253.

Radjak, S., & Ahmad, A. (2025). Menguji Batas Kewenangan: Tafsir Mahkamah Konstitusi Atas UUD 1945 Dalam Dinamika Demokrasi Modern. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(3), 1800-1815.

Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jakarta: Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.

Rihdo, M., Sudur, I. M., Suardi, A. R., Pamungkas, S., & Meilinda, F. P. (2023). Kedudukan Surat Edaran Mahkamah Agung (Sema) Dalam Perspektif Akademisi: Kekuatan Hukum, Ketetapan Dan Konsistensi, Pengaruh Terhadap Putusan Hukum. USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 4(2), 230-240.

Rishan, I. (2024). Abusive Judicial Review: Skandal Minimum Usia dan Disfungsi Mahkamah Konstitusi. Undang: Jurnal Hukum, 7(1), 119-149.

Rizkia, S. N., Ramadhan, M. R., Akmal, S. A., & Hosnah, A. U. (2025). Penerapan Asas Proposionalitas Oleh Mahkamah Konstitusi Dalam Pengujian Undang-Undang. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(4), 3315-3319.

Rohmah, E. I. (2024). Dinamika Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 Tentang Persyaratan Usia Calon Presiden Dan Wakil Presiden. PROGRESIF: Jurnal Hukum, 18(1), 100-131.

Roring, E. B. (2025). Dekonstruksi Marwah Mahkamah Konstitusi Terkait Krisis Legitimasi Tafsir Etika Konstitusional. Politika Progresif: Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora, 2(2), 152-164.

Ru'ati, A., Nirahua, G., & Soplantila, R. (2022). Kekuatan Eksekutorial Putusan Mahkamah Konstitusi Yang Bersifat Final Dan Mengikat di Indonesia. PATTIMURA Legal Journal, 1(1), 15-29.

Salam, S. N. (2025). Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi terhadap Demokrasi di Indonesia: Studi Yuridis-Normatif. Perkara: Jurnal Ilmu Hukum Dan Politik, 3(1), 788-806.

Sari, K. Y., & Wiraguna, S. A. (2025). Dinamika Yuridis Proses Perkara Pengujian Formil Undang-Undang di Mahkamah Konstitusi Indonesia. Jurnal Kontekstualisasi Hukum dan Masyarakat, 6(2).

Selfianus Laritmas, S. H. (2026). Hukum Perancangan Peraturan Perundang-Undangan: Teori, Praktik, dan Teknik Penyusunan. PT. Revormasi Jangkar Philosophia.

Sevtiya, Fanny Ayu. (2025). Eksistensi Konstitusi dalam Pembentukan Hukum Nasional: Perspektif Hukum dan Demokrasi. Jurnal Renvoi: Jurnal Hukum dan Syariah, Vol. 3, No. 2, 85–94.

Silaban, V. (2021). KEDUDUKAN MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM SISTEM KETATANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA. Limbago: Journal of Constitutional Law, 1(1), 60-76.

Simanjuntak, I. N. C. Y., & Silalahi, W. (2025). EFEKTIVITAS LEGISLATIVE, EXECUTIVE, DAN JUDICIAL REVIEW DALAM MENJAGA SUPREMASI KONSTITUSI DAN HAK WARGA DI ERA DIGITAL. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 12(11), 4313-4327.

Siregar, P. B., Adha, M. I., Kamil, A. F., & Fartini, A. (2025). Peran Mahkamah Konstitusi dalam Menjaga Keseimbangan Kekuasaan: Analisis terhadap Putusan MK tentang Batas Usia Capres dan Cawapres. Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan, 10(6), 414-414.

Subandri, R. (2024). Tinjauan Yuridis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 Tentang Persyaratan Batas Usia Pencalonan Presiden Dan Wakil Presiden. Jaksa: Jurnal Kajian Ilmu Hukum Dan Politik, 2(1), 135-153.

Sulaiman, D. S., & Saifulloh, P. P. A. (2023). Urgensi Perlindungan Hak Konstitusional Warga Negara Melalui Pemberian Kewenangan Kepada Mahkamah Konstitusi Dalam Memutus Constitutional Question. Jurnal Hukum Sasana, 9(2), 267-280.

Sulastri, D., & Sanmas, A. (2025). IMPLIKASI PUTUSAN MAHKAHAM KONSTITUSI SEBAGAI POSITIF LEGISLATOR TERHADAP PRINSIP CHECK AND BALANCE: Mahkamah Konstitusi sebagai Positive Legislator: Implikasi Putusan terhadap Prinsip Checks and Balances di Indonesia. LITIGASI, 26(2).

Suriani, R., Saputra, E., Sintha, M., Aprillina, I., Winarti, W., Apriani, G., ... & Siregar, L. P. (2025). Hukum Kebijakan Publik di Indonesia. Star Digital Publishing.

Tarigan, R. S. (2024). Konstitusi Dan Kekuasaan Studi Kasus Dalam Hukum Tata Negara. Ruang Karya Bersama.

Wijayanti, S., Sari, Z. N., Salam, S., & Firdaus, A. A. (2024). Norm Clash in Lex Superior Derogate Legi Inferiori Principle's Implementation on Circular Letters and Laws. Reformasi Hukum, 28(3), 234-250.

Winanta, Rendro Prastyan, dan Anna Erliyana. (2025). Kewenangan Judicial Review oleh Mahkamah Konstitusi dan Implikasinya terhadap Sistem Hukum di Indonesia. Santhet: Jurnal Sejarah, Pendidikan dan Humaniora, Vol. 9, No. 1, 398–406.

Wiraguna. (2024). Metode normatif dan empiris dalam penelitian hukum: Studi eksploratif di Indonesia. Public Sphare: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan dan Hukum, 3(3), 57–65.

Wustqah, Urwatul, dan Erham. (2024). Diskursus Pembatasan Kekuasaan di Indonesia dalam Perspektif Konstitusi dan Konstitusionalisme. Jurnal Citizenship Virtues, Vol. 4, No. 2, 772–784.

Downloads

Published

2026-04-29

Article ID

45803

How to Cite

Judicial Review as a Fundamental Pillar for the Protection of Constitutional Supremacy. (2026). Indonesian Journal of Pancasila and Global Constitutionalism, 3(1), 211-248. https://doi.org/10.15294/ijpgc.v3i1.45803

Similar Articles

1-10 of 30

You may also start an advanced similarity search for this article.