The Relationship between Legal Certainty and the Values of Divinity and Justice in Legal Practice in Indonesia

Authors

DOI:

https://doi.org/10.15294/ijpgc.v5i2.46829

Keywords:

justice , legal certainty

Abstract

Pancasila, as the nation's way of life, plays a strong role in shaping character and building harmonious justice. This discussion focuses on the context of the first and fifth precepts in promoting legal certainty. How the first and fifth precepts become a balanced foundation in realizing moral and just legal certainty is the main issue to be examined in this journal. The general objective of this journal's thought is to connect both precepts with guaranteed legal certainty. The method used is library research through exploration of journals and legislation. The study results show that the first precept provides a moral foundation for the formation and enforcement of law, and the fifth precept functions as a goal to realize equitable justice. Both demonstrate that legal certainty must not only be formal but also moral and just. In conclusion, the first and fifth precepts serve as the basis for realizing legal certainty that is not only consistent in rules but also moral and just. Both must be integrated to create a fair, humane legal system and ensure societal welfare.

References

Afdhal, Muhammad, Al Azis, and Nazril Muntazar. “Eksistensi Qanun Syariat Islam Aceh dalam Sistem Hukum Indonesia: Tinjauan Hukum Tata Negara Islam dan UUD 1945.” Jurnal Ilmiah Multidisiplin 1, no. 2 (2025).

Alfarezi, Rizqie Achmad, Muhammad Fadhlan, Al Hafizh, Jevon Verrell, Yosuaria Sitompul, Alexandro Aldikan, Matio Panjaitan, and Muhammad Dyo Febriza. “Pertanggungjawaban Moral dan Profesionalitas Penegak Hukum dalam Tinjauan Filsafat Hukum.”

Andrianto, Fadly. “Kepastian Hukum dalam Politik Hukum di Indonesia.” Administrative Law and Governance Journal 3, no. 1 (2020): 114–123. https://doi.org/10.14710/alj.v3i1.114-123.

Anggriani, Jum. “Kedudukan Qanun dalam Sistem Pemerintahan Daerah dan Mekanisme Pengawasannya.” Jurnal Hukum Ius Quia Iustum 18, no. 3 (2011): 320–335. https://doi.org/10.20885/iustum.vol18.iss3.art2.

Antariksa, Bambang. “Kedudukan Qanun Aceh Ditinjau dari Aspek Sejarah, Pengaturan, Fungsi, dan Materi Muatan Qanun.” Jurnal Ilmiah Advokasi 5, no. 1 (2017): 17–33.

Aryawan, Budi Kresna. “Penerapan Sanksi terhadap Pelanggaran Awig-Awig Desa Adat oleh Krama Desa di Adat Mengwi Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung Propinsi Bali.” 063 (2006). http://eprints.undip.ac.id/16843/.

Asmaroini, Ambiro Puji. “Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan: Implementasi Nilai-Nilai Pancasila bagi Siswa di Era Globalisasi.” (2016): 1–450.

Aulia, Keysha Nashwa, Ayu Lestari, Lika Mulki Latief, and Noerma Kurnia Fajarwati. “Kepastian Hukum dan Keadilan Hukum dalam Pandangan Ilmu Komunikasi.” Jurnal Sains Student Research 2, no. 1 (2024): 713–724.

Benuf, Kornelius, Siti Mahmudah, and Ery Agus Priyono. “Metodologi Penelitian Hukum sebagai Instrumen Mengurangi Permasalahan Hukum.” Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum 3, no. 2 (2019): 145–160.

Choice, Hukum, O. F. Law, and Dalam Kontrak. “Eksistensi Awig-Awig Desa Adat sebagai Pilihan Hukum (Choice of Law) dalam Kontrak Pariwisata.” 4, no. 2 (2026).

Diamantina, Amalia. “UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa sebagai Manifestasi Penegakan Pasal 18B Ayat (2) UUD NRI Tahun 1945.” no. 1 (2016): 33–40.

Faturrachman, Muhammad SY, and Nurwina. “Tinjauan terhadap Tindakan Petahana dalam Pemilihan Umum: Perbedaan Konsep Penyalahgunaan Kewenangan dan Penyalahgunaan Kekuasaan.” Ledhak Fakultas Hukum Unhas 2 (2024): 15–26. https://doi.org/10.36418/jiss.v3i2.545.

Fauzi, Ahmad, Farih Alfi Yuani, Naura Ahsana Halwa, Sahara Angelia Hamasti, and Sekar Ayu Noer Allfazhriyah. “Peran Awig-Awig dalam Menjaga Ketertiban dan Keamanan di Desa Pakraman.” Lentera Ilmu 1, no. 2 (2025): 99–104. https://doi.org/10.59971/li.v1i2.58.

Fitri, Hidayati. “Peran Hakim Peradilan Agama dalam Mewujudkan Keadilan dan Kepastian Hukum melalui Putusan.” Jurnal Juris 10, no. 1 (2011): 27–39.

Hutagalung, Siti Merida. “Penegakan Hukum di Indonesia: Apakah Indonesia Negara Hukum.” Sociae Polites (2011): 109–126.

Hutabarat, Suhendra Asido. “Pancasila sebagai Sumber dari Segala Sumber Hukum Negara untuk Mewujudkan Kepastian Hukum dan Keadilan Hukum dalam Putusan Hakim Ditinjau dari Sistem Hukum yang Berlaku di Indonesia.” no. 2 (2015): 91811. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPP/article/view/31436.

Kali, Kedua, Berbasis Keadilan, and D. A. N. Kepastian. “Permohonan Upaya Hukum Peninjauan Kembali.” (2017): 189–204.

Neltje, Jeane, and Indrawieny Panjiyoga. “Nilai-Nilai yang Tercakup di dalam Asas Kepastian Hukum.” Journal of Social Science Research 3, no. 5 (2023): 2034–2039.

Negara, Perlindungan, Kepada Warga, and Diplomatik D. A. N. Konsuler. “Magistra Vitae: Journal Magister Hukum” 1, no. 1 (2025): 1–12.

Novita Eleanora, Fransiska. “Pancasila sebagai Norma Dasar dalam Sistem Hukum Indonesia.” ADIL: Jurnal Hukum 3, no. 1 (2019): 141–165. https://doi.org/10.33476/ajl.v3i1.838.

Pan Mohamad Faiz. “Teori Keadilan John Rawls.” Jurnal Konstitusi 6, no. 1 (2009): 135–149.

Quratuainniaza, Happy Sturaya, Putri Nabila Sahwahita, Nirwasita Zada Paramesti, and Irwan Triadi. “Keadilan sebagai Basis Moral Hukum: Analisis Filsafat dan Relevansinya bagi Sistem Hukum Indonesia.” ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora 4, no. 1 (2024): 1–14.

Rahmanto, Faiz. “Faiz Rahmanto P.ISSN Number 2337-7216, E ISSN Number 2620-6625.” 2, no. 2337 (2025): 440–458.

Sastra Wibawa, I Putu, I Putu Gelgel, and I Wayan Martha. “Tata Cara Penyuratan dan Pendaftaran Awig-Awig Desa Adat di Bali (Dari Desa Mawacara ke Bali Mawacara).” Mudra Jurnal Seni Budaya 35, no. 3 (2020): 257–265. https://doi.org/10.31091/mudra.v35i3.1103.

Sekti Pahlevi, Farida. “Revitalisasi Pancasila dalam Penegakan Hukum yang Berkeadilan di Indonesia.” Justicia Islamica 13, no. 2 (2016): 173–198.

Sipil, Kebebasan, Ana Laela, Fatikhatul Choiriyah, Gatot Irianto, Gabriela Tesalonika, and Siwana Tarigan. “Lex Et Lustitia” 1, no. 1 (2024): 18–25. https://ejournal.umsj.ac.id/index.php/lel/.

Siringoringo, Martin P. “Pengaturan dan Penerapan Jaminan Kebebasan Beragama sebagai Hak Asasi Manusia dalam Perspektif UUD 1945 sebagai Hukum Dasar Negara.” Nommensen Journal of Legal Opinion 3 (2022): 111–124. https://doi.org/10.51622/njlo.v3i1.618.

Sunaryo. “Globalisasi dan Pluralisme Hukum dalam Pembangunan Sistem Hukum Pancasila.” Masalah-Masalah Hukum 42, no. 4 (2013): 535–541.

Susantri, Yulia, and Roni Hidayat. “Perda, Qanun, dan Perdasi dalam Sistem Hukum Nasional.” Syiah Kuala Law Journal 4, no. 1 (2020): 33–44. https://doi.org/10.24815/sklj.v4i1.16595.

Wijana, I Nengah, and Deli Bunga Saravistha. “Keberadaan Awig-Awig dalam Mengatasi Aksi Tindak Pidana Ringan di Desa Marga Kabupaten Tabanan, Bali.” AL-DALIL: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Hukum 1, no. 2 (2023): 23–29. https://doi.org/10.58707/aldalil.v1i2.452.

Downloads

Published

2026-10-01

Article ID

46829

How to Cite

The Relationship between Legal Certainty and the Values of Divinity and Justice in Legal Practice in Indonesia. (2026). Indonesian Journal of Pancasila and Global Constitutionalism, 5(2), 329-351. https://doi.org/10.15294/ijpgc.v5i2.46829

Similar Articles

11-20 of 35

You may also start an advanced similarity search for this article.