PENGARUH KARET ALAM SIKLIK (CYCLIC NATURAL RUBBER) TERHADAP RONGGA ASPAL MODIFIKASI

W. Ritonga, I. Irfandi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karet alam siklik terhadap rongga aspal modifikasi. Tahapan peneltian meliputi pembuatan aspal modifikasi dengan menyampur aspal murni dengan karet alam siklik, pengujian persyaratan fisik aspal, pembuatan benda uji dan pengujian marshall. Berdasarkan pengujian sifat fisik aspal diperoleh data bahwa keseluruhan aspal modifikasi memenuhi persyaratan fisik aspal. Setelah pembuatan benda uji, dilakukan pengujian marshall untuk memperoleh rongga aspal meliputi VIM, VMA dan VFA. Nilai VIM pada penambahan 0 phr, 1 phr, 2 phr, 3 phr, dan 4 phr adalah 3,65%, 5,41%, 4,27%, 3,84%, dan 2,88%. Nilai VMA sebesar 15,52%, 17,26%, 16,07%, 15,80%, dan 15,17%. Nilai VFA sebesar 76,48%, 68,72%, 73,54%, 75,76%, dan 81,34%. Diperoleh kesimpulan bahwa karet alam siklik bisa dijadikan sebagai bahan memodifikasi aspal dan berpengaruh terhadap rongga aspal.

This research aimed to determine the effect of cyclic natural rubber (CNR) to cavity of modified bitumen. The steps of the research were mixing the pure bitumen with CNR, testing bitumen physical requirement, making the specimen, and testing the cavity of modified bitumen with marshall method. Testing showed that all the modified bitumen met the physical requirement. After making specimen, marshall method was used to determine the cavity of bitumen, including VIM, VMA, and VFA. VIM in addition of 0 phr, 1 phr, 2 phr, 3 phr, and 4 phr was 3,65%, 5,41%, 4,27%, 3,84%, and 2,88%. The value of VMA was 15.52%, 17.26%, 16.07%, 15.80% and 15.17%. The value of VFA was 76.48%, 68.72%, 73.54%, 75.76% and 81.34%. The conclusion of this study was CNR could be used as material for bitumen modified and had the effect on bitumen cavity.


Keywords


modified bitumen; cyclic natural rubber; cavity of bitumen

Full Text:

PDF

References


Chusna, S. F.(2002). Kajian Pembuatan Karet Siklo Berbobot Molekul Rendah. Tesis. Bogor: Program Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor.

Departemen Pekerjaan Umum. (2005). Spesifikasi Umum Bidang Jalan dan Jembatan, Jakarta

Harseno, E. & Daryanto, E. (2008). Tinjauan Tinggi Tekanan Air di Bawah Bendung dengan Turap dan Tanpa Turap pada Tanah Berbutir Halus. Majalah Ilmiah UKRIM Yogyakarta, 8(2),1-15.

Kumalawati, A., Sir, T. M., & Mastaram, Y. (2013). Analisis Pengaruh Penggunaan Abu Batu Apung Sebagai Pengganti Filler Untuk Campuran Aspal. Jurnal Teknik Sipil, 2(2), 191-200.

Misbah. (2013). Pengaruh Variasi Kadar Agregat Kasar Terhadap Nilai Karakteristik Campuran Panas Aspal Agregat (AC-BC) Dengan Pengujian Marshall. Jurnal Momentum, 17(1), 84-90.

Palupi, N. P., Sailah, I., Syamsu, Y., & Pandji, C. (2008). Karakterisasi Perekat Siklo Karet Alam. Jurnal Teknologi Pertanian, 4(1), 19-24.

Rianung, S. (2007). Kajian Laboratorium Pengaruh Bahan Tambah Gondorukem pada Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC) Tehadap Nilai Propertis Marshall dan Durabilita. Tesis Semarang: Program Pascasarjana Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.

Ritonga, W., Wiryosentono, B., & Nasruddin. (2013). Study Persyaratan Fisik Aspal Modifikasi Dengan Pemanfaatan Karet Alam Siklik (Cyclic Natural Rubber). Jurnal Einstein, 1(1), 42-47.

Rondonuwu, F., Kaseke, O. H., Rumayar, A. L. E., & Manoppo, M. R. E. (2013). Pengaruh sifat fisik agregat terhadap rongga Dalam campuran beraspal panas. Jurnal Sipil Statik. 1(3), 184-189.

Siregar, A. M., Ritonga, W., & Arunika, S. (2015), Analisis Rongga Pada Aspal Iran Pen 80/100 Termodifikasi Dengan Karet Alam (Natural Rubber) Pada Campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC), disampaikan pada Semirata PKS PTN Wilayah Barat Tahun 2015 di Universitas Tanjungpura Pontianak Kalimantan Barat, 6-8 Mei 2015.

Sukirman, S. (2012). Beton Aspal Campuran Panas. Edisi Kedua. Bandung: Itenas.




DOI: https://doi.org/10.15294/jpfi.v12i2.4389

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International Licensep-ISSN 1693-1246 e-ISSN 2355-3812