Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Pendekatan Open-Ended Untuk Melatih Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP

Lucy Asri Purwasi, Nur Fitriyana

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan lembar kerja siswa matematika berbasis pendekatan open-ended yang valid, praktis dan efektif dalam melatih kemampuan pemecahan masalah matematis siswa Kelas VIII SMP di Kota Lubuklinggau. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Prosedur penelitian pengembangan LKS diadaptasi dari model pengembangan perangkat pembelajaran 4-D yang terdiri dari 4 tahap yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Ujicoba terbatas dan ujicoba kelompok besar dilakukan di SMP Negeri 14 Lubuklinggau kelas VIII dengan jumlah siswa sebanyak 29 orang. Berdasarkan hasil analisis data menghasilkan LKS berbasis pendekatan open-ended yang valid dengan nilai rata-rata 4,167, praktis dengan nilai rata-rata 4,21 dan efektif dengan nilai rata-rata 4,126. Implementasi LKS Berbasis Pendekatan open-ended meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa di SMP Negeri 1 Lubuklinggau sebesar 79,70% dengan kategori baik, SMP Negeri 14 Kota Lubuklinggau sebesar 74,02% dengan kategori baik, dan SMP PGRI 3 Kota Lubuklinggau sebesar 66,45% dengan kategori baik.

This study aims to produce mathematics student worksheets based on a valid, practical and effective open-ended approach in training mathematical problem solving skills of VIII SMP students in Lubuklinggau City. The type of research conducted is development research (Research and Development). The LKS development research procedure is adapted from a 4-D learning device development model consisting of 4 stages, namely define, design, develop, and disseminate. Limited trials and large group trials were conducted in the eighth grade Lubuklinggau Middle School 14 with a total of 29 students. Based on the results of data analysis produces worksheet based on a valid open-ended approach with an average value of 4.167, practically with an average value of 4.21 and effective with an average value of 4.126. Implementation of Student-Based Worksheets An open-ended approach improves students' problem solving abilities in Lubuklinggau Middle School 1 by 79.70% in good category, Lubuklinggau Middle School 14 State by 74.02% in good category, and Lubuklinggau City PGRI 3 Junior High School by 66.45 % in good category.

Keywords

LKS berbasis pendekatan open-ended; kemampuan pemecahan masalah

References

Akker, J. Van den. (1999). Principles and Method of Development Research. London. Dlm. van den Akker, J., Branch, R.M., Gustafson, K., Nieveen, N., & Plomp, T. (pnyt.)”. Design approaches and tools in educational and training .Dordrecht: Kluwer Academic Publisher.

Branca, N.A. (1980). Problem Solving as a Goal, Process, and Basic Skill. Problem Solving in School Mathematics. Editor: Krulik, S. and Reys, R.E. Reston: National Council of Teachers of Mathematics.

Daryanto & Dwicahyono, A. (2014). Pengembangan Perangkat Pembelajaran (Silabus, RPP, PHB, Bahan Ajar). Yogyakarta: Gava Media.

Evalida, A., & Hasratuddin. (2016). Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Pendekatan Open-Ended untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika dan Berpikir Kreatif Siswa Kelas VIII SMP Berastagi T.A. 2014/2015. Jurnal Inspiratif, 2, 9-19.

Hadi, S., & Radiyatul. (2014). Metode Pemecahan Menurut Polya Untuk Mengembangkan Kemampuan Siswa Dalam Pemecahan Mateamatis Di Sekolah Menengah Pertama. EDU-MAT Jurnal Pendidikan Matematika , 2, 53-61.

Handayani, K. (2017). Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kemampuan Pemecahan Masalah Soal Cerita Matematika. Seminar Nasional Matematika: Peran Alumni Matematika dalam Membangun Jejaring Kerja dan Peningkatan Kualitas Pendidikan (pp. 325-330). Medan: Fakultas Matematika Universitas Negeri Medan.

Irawan, I. P., Suharta, I. G., & Suparta, I. N. (2016). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika: Pengetahuan Awal, Apresiasi Matematika dan Kecerdasan Logis Matematis. Prosiding Seminar Nasional MIPA (pp. 69-73). Denpasar: FMIPA Undiksha .

Isriani, H., & Puspitasari, D. (2012). Strategi Pembelajaran Terpadu (Teori, Konsep, dan Implementasi). Yogyakarta: Familia.

Mavugara, S. (2005). Teaching for Mathematical Literacy in Secondary and High Schools in Lesotho: A Didactic Perspective. Dissertation of The University of The Free State, Bloemfontein.

Mayasari, D. (2014). Pengembangan Bahan Ajar dengan Menggunakan Pendekatan Open Ended untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Negeri 6 Pematangsiantar. Tesis Program Pascasarjana. Universitas Negeri Medan.

Nieveen, Ninke. et al. (1999) . Design Approaches and Tools in Education and Training. Dordrecht: Kluwer Academic Publishers.

Rochmad, Agoestanto, A., & Kurniasih, A. W. (2016). Analisis Time-Line dan Berpikir Kritis dalam Pemecahan Masalah Matematika pada Pembelajaran Kooperatif Resiprokal . Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 217-231.

Setiawan, D. (2007). Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Universitas Terbuka

Sumarno, U. (2014). Asesmen Soft Skill dan Hard Skill Matematik Siswa Dalam Kurikulum 2013. Seminar Pendidikan Matematika (pp. 1-30). Padang: Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Batu Sangkar.

Trianto. (2009). Mendesain model pembelajaran inovatif-progresif konsep, landasan dan implementasi pada kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana

Wahyudin. (1999). Kemampuan Guru Matematika, Calon Guru Matematik, dan Siswa dalam Mata Pelajaran Matematika. Disertasi PPS. IKIP Bandung.

Yusuf, M., Zulkardi & Saleh, T. (2009). Pengembangan Soal-Soal Open-Ended Pada Pokok Bahasan Segitiga Dan Segiempat Di SMP. Jurnal pendidikan Matematika UNSRI, 2, 48-56.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.