Pembelajaran Menemukan Nilai PHI(?) melalui Pendekatan Matematika Realistik di Sekolah Dasar

Rahmah Johar, Aklimawati Aklimawati, Cut Morina Zubainur, M.Ikhsan M.Ikhsan, Adek Elfera Chandrawati

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak implementasi Hypothetical Learning Trajectory (HLT) dalam mengajarkan nilai melalui pendekatan matematika realistik. Penelitian ini mendeskripsikan implementasi Hypothetical Learning Trajectory (HLT) melalui penelitian Design Research yang terdiri atas tiga tahap yaitu (i) preparing for the experiment, (ii) the teaching experiment, dan (iii) the retrospective analysis. Penelitian ini melibatkan satu orang guru dan 28 siswa kelas V MIN Rukoh, Banda Aceh. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, video pembelajaran, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HLT yang dikembangkan dapat membantu siswa melukis titik pusat dan diameter benda berbentuk lingkaran, menemukan nilai yang paling akurat hasil pembagian keliling dengan diameter lingkaran yaitu Kendala dalam penelitian ini adalah siswa kesulitan melakukan operasi pembagian bilangan desimal.

The purpose of this study was to determine the impact of the implementation Hypothetical Learning Trajectory (HLT) in teaching the value of ? through realistic mathematics approach. This study describes the implementation Hypothetical Learning Trajectory (HLT) through research Design Research, which consists of three stages: (i) preparing for the experiment, (ii) the teaching experiment, and (iii) the retrospective analysis. The study involved one teacher and 28 students of class V MIN Rukoh, Banda Aceh. Data were collected through observation sheets, instructional videos, and field notes. The results showed that the HLT developed to help students paint the center and diameter of a circle-shaped object, find the most accurate value of the division of the circumference to the diameter of the circle is ? = 3.14. Constraints in this study were students difficulty performing division operation decimals.

Keywords

Realistic Mathematics Education; Hypothetical Learning Trajectory (HLT); conceptual understanding; ? value

References

Aklimawati (2014). Local Instruction Theory (LIT) untuk Mengembangkan Pemahaman Siswa pada Materi Luas dan Keliling Menggunakan Konteks Rapai di Sekolah Dasar. Tesis PPs Universitas Syiah Kuala (tidak diterbitkan).

Anugrahana, A. (2015). Pengaruh pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan realistik terhadap aktivitas siswa dan hasil belajar siswa di sekolah dasar. Didaktika Jurnal Ilmu Pembelajaran Ke-SD-an, 3(2).

Burger, W. F & Shaughnessy, J. M. (1986). Characterizing the van Hiele Levels of Development in Geometry. Journal for Research in Mathematics Education, 17(1), 31-48.

de Lange, J. (1987). Mathematics, insight, and meaning. The Netherlands, Utrecht: OW& OC.

Depdikbud (2014). Permendikbud No. 57 Tahun 2014. Jakarta: Depdikbud

Gravemeijer, K.&Cobb, P. (2006). Design Research from a Learning Design Perspective. In Jan van den Akker etal. (Edts) Educational Design Research. London: Routledge.

Gravemeijer, K. & Van Eerde, D. (2009). Design Research as a Means for Building a Knowledge Base for Teachers and Teaching in Mathematics Education. The Elementary School Journal, 109(5), 510-524.

Hudoyo, H. (2007). Strategi Belajar dan Mengajar Matematika. Malang: IKIP Malang.

Johar, R. (2006) Pendidikan Matematika Realistik: Pendekatan Baru dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Wacana FKIP Unsyiah, 5(1).

Johar, R. (2013). Alat Peraga Matematika. Makalah disampaikan pada Seminar Alat Peraga di STAIN Malikussaleh, tanggal 23 September 2013.

Johar, R., Ikhsan, M., dan Zubainur, C. M. (2014). Tingkat Kepedulian (Stages of Concern) Guru Memanfaatkan Video dalam Melaksanakan Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Realistik untuk Mengembangkan Karakter Siswa. Laporan Penelitian Hikom. Universitas Syiah Kuala (Tidak diterbitkan).

Johar, R. (2015). Tingkat Kepedulian (Stages of Concern) Guru Memanfaatkan Video dalam Melaksanakan Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Realistik untuk Mengembangkan Karakter Siswa. Laporan Penelitian Hikom. Universitas Syiah Kuala (Tidak diterbitkan)

Luneta, K. (2015). Understanding students misconceptions: An analysis of final Grade 12 examination questions in geometry. Pythagoras, 36(1), 11 pages.

NCTM (2000). Principles and Standar for School Mathematics. USA: NCTM

Ratumanan, T.G. (2004). Belajar dan Pembelajaran. Surabaya:Unesa University Press.

Simon, M. (2004). Explicating the Role of Mathematical Tasks in Conceptial Learning: An Elaboration of the Hypothetical Learning Trajectory. Penn State University

Walle, J.A. (2007). Matematika Sekolah Dasar dan Menengah Pengembangan Pengajaran. Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Widjaja, W., Dolk, M., &Fauzan, A. (2010).The Role of Contexts and Teachers Questioning to Enhance Students Thinking. Education Journal in Southeast Asia. 33(2), 168-186.

Witkin, H. A., Moore, C. A., Goodenough, D. R., & Cox, P. W. (1975). Field?dependent and field?independent cognitive styles and their educational implications. ETS Research Bulletin Series, 1975(2), 1-64

Refbacks

  • There are currently no refbacks.