PERBANDINGAN METODE HIDROLISIS ENZIM DAN ASAM DALAM PEMBUATAN SIRUP GLUKOSA UBI JALAR UNGU

  • Christianti Devita
  • Winarni Pratjojo
  • Sri Mantini Rahayu Sedyawati
Keywords: hidrolisis, komposisi sirup glukosa, asam, enzim, SNI

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan asam dan enzim terhadap komposisi sirup glukosa hasil hidrolisis dari pati ubi jalar ungu. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa hidrolisis baik enzim maupun asam sangat dipengaruhi oleh suhu, waktu serta volume. Pada metode hidrolisis enzim didapat hasil sirup glukosa yang paling baik dengan penambahan amilase 3 mL dan suhu proses hidrolisis 60°C selama 2 jam sebesar 38,4917 gram. Pada metode hidrolisis asam didapat hasil sirup glukosa yang paling baik dengan penambahan asam 15 mL dan proses hidrolisis selama 4 jam dengan suhu 130°C sebesar 30,7065 gram. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI), kadar air dalam sirup glukosa maksimal 20%, kadar abu maksimal 1% dan kadar gula reduksi minimal 30%. Metode hidrolisis enzim lebih baik daripada metode hidrolisis asam karena metode hidrolisis enzim memiliki nilai yang sesuai dengan standar sirup glukosa sesuai dengan SNI. Kadar air 4,55 %, kadar abu 0,25 %, kadar bahan kering 26,63 % dan kadar gula reduksi 40,78 %.

Published
2015-05-01
How to Cite
Devita, C., Pratjojo, W., & Sedyawati, S. (2015). PERBANDINGAN METODE HIDROLISIS ENZIM DAN ASAM DALAM PEMBUATAN SIRUP GLUKOSA UBI JALAR UNGU. Indonesian Journal of Chemical Science, 4(1). Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs/article/view/4759
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>