Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi atau temuan empiris tentang mengurangi prokrastinasi akademik melalui layanan penguasaan konten pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 3 Taman Pemalang. Populasinya adalah seluruh  kelas VIII SMP Negeri 3 Taman Pemalang yang berjumlah 312 siswa dan sampel yang berjumlah 36 siswa menggunakan purposeive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala prokrastinasi akademik. Instrumen tersebut telah diujicobakan untuk digunakan dalam penelitian menggunakan validitas dengan rumus product moment oleh Pearson dan reabilitas instrument dengan rumus Alpha. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif persentase dan Uji t ( t-test). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat penurunan prokrastinasi akademik melalui layanan penguasaan konten, dengan nilai thitung = 13,638 > ttabel = 2,032. Simpulan dari penelitian ini yakni prokrastinasi akademik dapat dikurangi melalui layanan penguasaan konten. Oleh karena itu, diharapkan guru pembimbing dapat lebih mengintensifkan layanan penguasaan konten kepada siswa sebagai strategi alternatif untuk membantu siswa mengurangi prokrastinasi akademik.


The aim for this research was to get information or empirical finding about decreasing effect of academic procrastination as the result of content mastery. Population of this study was 8 grade students of the VIII C class in SMP Negeri 3 Taman Pemalang which consist of 312 students. 36 students was selected using purposive sampling technique. Data collection techniques using academic procrastination scale. The instrument has been tested for validity using Pearson product moment and reliability of the instrument with alpha formula. Data analysis used pearson product moment, descriptive percentage, and t-test. The result showed there was decrement of academic procrastination thrught mastery of content service with tcount = 13,638> ttable = 2,032. From this reasearch it can be conluded that academic procrastination could be decreased through mastery of content service. It is hoped that the teacher as a guide can be more intensively applicate mastery of content service to the students as an alternative strategy to help students decrease academic procrastination.