PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYUSUN TEKS CERITA PENDEK BERMUATAN SOSIAL BUDAYA DENGAN MODEL BERBASIS MASALAH DAN MEDIA ANIMASI CERITA "ADIT DAN SOPO JARWO" PADA PESERTA DIDIK KELAS VII C

Main Article Content

Neily Sa'adah
Ida Zulaeha

Abstract

Abstrak


Pembelajaran menyusunteks cerita pendek pada peserta didik kelas VIIC MTs Negeri KarangawenDemak belum mencapai target ketuntasan minimal. Faktor yang mempengaruhi hal tersebut antara lain(1)sulit menentukkan ide cerita, 2) sulit untuk mengekspresikan emosi yang dituangkan ke dalam penyusunan teks cerita pendek, 3) sulit menyusun cerita yang runtut dan padu sesuai struktur cerita, dan 4) sulit merangkai cerita hingga utuh karena kepemilikan diksi yang terbatas. Oleh karena itu, guru perlu menggunakan model dan media yang tepat sehingga mampu memberi stimulus kepada peserta didik agar lebih antusias terhadap kegiatan pembelajaran dan mempermudah peserta didik untuk menyusun teks cerita pendek bermuatan sosial budayakarena masih terdapat peserta didik yang kebingungan jika diberi instruksi untuk menyusunteks cerita pendek bermuatan sosial budaya. Penerapan modelpembelajaran berbasis masalah danmedia animasi cerita  â€œAdit dan Sopo Jarwo†diharapkan mampu mengatasi permasalahan tersebut. Subjek penelitian ini adalah keterampilan menyusun teks cerita pendek bermuatan sosial budayakelas VIIC MTs Negeri Karangawen Demak. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik tes dan nontes. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui adanya peningkatan persentase ketuntasan klasikal yang diperoleh peserta didik dalam menyusunteks cerita pendek. Siklus I menunjukkan persentase ketuntasan klasikal aspek sikap religius 82%, meningkat menjadi 96% pada siklus II. Persentase aspek sosial pada siklus I seperti teliti 82% meningkat menjadi 92% pada siklus II, kreatif 65% meningkat menjadi 91% pada siklus II, percaya diri 76% pada siklus Imeningkat menjadi 91% pada siklus II, tanggung jawab 80% pada siklus I meningkat menjadi 92% pada siklus II. Aspek pengetahuan 65% pada siklus I meningkat menjadi 94% pada siklus II. Aspek terakhir yang dijadikan pedoman dalam peningkatan persentase kelas adalah aspek ketrampilan. Aspek ketrampilan siklus I sebesar 69% dan mengalami peningkatan samapai 88% pada siklus II.


 


Kata Kunci:   animasi cerita “Adit dan Sopo Jarwoâ€, model berbasis masalah,pembelajaran teks cerita pendek.


 


Abstract


Learning of the short storytextcomposing at VIIC grade of Islamic Junior High School (MTs) Karangawen Demak has not yet reached the target of minimum completeness. Factors that influencing it were (1) difficult to determined story ideas, 2) difficult to expressed emotions that implementing into the short story text composing, 3) difficult to compile a successive story and solid story based on the structure of stories, and 4) difficult to compilethe story to be full story because of the limited diction from the students. Therefore, teachers need to use appropriate model and media to assist stimulation to the students to be more enthusiastic towards the learning activity and make easier to compileshort story text composing that consisting of laden social culture story because there are students thatwere still confused when be instructed to compile the that consist of the laden social culture story in the class. The application of learning model based on problems learning and learning of media animation "Adit dan Sopo Jarwo" is expected available to handle these problems. The subject of this research is the skill of text composingof short stories-laden social cultural at VIIC grade of Islamic Junior Hight School (MTs)Karangawen Demak. The method of data collection was used techniques of tests and nontest. Based on analysis, it was resulted that there are increasing of the percentage of classical completeness from the students to the composing of short storytext. Period I indicated that the percentage of classical completeness aspects 82% was increasing to be 96% on Period II. The percentage of social aspect on Period I consist of meticulous 82% was increasing to 92% on Period II, creative65% was increasing to 91% on Period II, confidence 76% was increasing to 91% on Period II, responsibility80% was increasing to 92% on Period II, educational aspect 65% was increasing to 94% on Period II. The last aspect thatused guidance on  the increasing of the class percentage was the aspect of skills. The aspects of skills on Period I 69% was increasing to 88% on Period II.


 


Keywords: learning of story compilation, media of animation story “Adit   dan Sopo Jarwoâ€, problems-based learning model

Article Details

How to Cite
Sa’adah, N., & Zulaeha, I. (2019). PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYUSUN TEKS CERITA PENDEK BERMUATAN SOSIAL BUDAYA DENGAN MODEL BERBASIS MASALAH DAN MEDIA ANIMASI CERITA "ADIT DAN SOPO JARWO" PADA PESERTA DIDIK KELAS VII C. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 8(1), 70-77. https://doi.org/10.15294/jpbsi.v8i1.14632
Section
Articles