Merawat Sikap dan Perilaku Hidup Demokratis Melalui Pendidikan Politik

  • Binov Handitya Universitas Ngudi Waluyo
Keywords: Pancasila, Demokrasi, Negara, Pendidikan Politik, Ideologi Bangsa

Abstract

Demokrasi di Indonesia dapat dipandang sebagai suatu mekanisme dan cita-cita hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia. Perjalanan demokrasi di Indonesia tidak dapat lepas dengan peran dan dukungan Pancasila yang dipandang memiliki peran yang sangat penting bagi setiap elemen yang tumbuh di negara ini. Pancasila yang telah kita sepakati sebagai falsafah hidup bangsa (Filosofische Grondslag)  dan ideologi bangsa Indonesia mampu memberikan keyakinan bangsa ini untuk tetap eksis hingga saat ini. Bangsa Indonesia sejak dari dulu telah konsisten menerapkan nilai Pancasila dengan cara yang sederhana, dinamis dan tidak hanya diterapkan dalam konteks kenegaraan saja. Di tingkat masyarakat desa telah mengenal ajaran demokrasi asli Indonesia. Sebagai contoh kegiatan rembuk desa telah memberikan pandangan kepada kita bahwa kita mempunyai budaya asli bangsa seperti mengadakan rapat mencari mufakat, gotong-royong, mengadakan protes terhadap kesewenang-wenangan pemimpin dan menentang kekuasaan yang berlebih.

       Dalam menegakkan asas demokrasi sebagai sebuah sistem tata kehidupan sosial sangat bergantung pada elemen-elemen yang mendukung demokrasi itu sendiri. Pada saat ini elemen yang relefan dalam menegakkan demokrasi adalah konsep negara hukum, masyarakat yang madani, infrastuktur politik serta pers yang bebas dan bertanggungjawab. Namun, ada cara yang lain guna merawat asas demokrasi sehingga dapat memberikan manfaat bagi kehidupan bangsa Indonesia yaitu dengan Pendidikan Politik. Pendidikan Politik dinilai sebagai cara yang benar dalam memberikan pemahaman bagi masyarakat agar tetap memiliki prinsip demokrasi di dalam jiwa mereka. Pelaksanaan Pendidikan Politik memerlukan sarana, strategi penyampaian materi dengan memanfaatkan media yang menarik dan menggunakan kajian secara multidisipliner.

References

BUKU
Abdul aziz hakim. (2011). Negara hukum dan demokrasi diindonesia. Pustaka Pelajar: Yogjakarta.
Titik Triwulan Tutik. (2011). Kontruksi hukum tata negara indonesia pasca amandemen UUD 1945. Kencana: Jakarta.
Teguh Purnomo, Sukarno. (2016). Mengawal Demokrasi Dengan Ikhlas. Pustaka Pelajar: Yogyakarta

JURNAL
Mashuri. (2014). Partisipasi Masyarakat Sebagai Upaya Pembangunan Demokrasi, Menara Riau : Jurnal Kewirausahaan , Vol 13, No.2, Juli - Desember 2014, hlm. 182
Nur Chayati, Eko Supriyanto, dan M. Yahya.(2015). Pengelolaan Pembelajaran Sikap Demokratis Di SMP Muhammadiyah 1 Kartasura, Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, Vol 25, No.2, Desember 2015, hlm. 21
Soenarjo. (2013). Membangun Kehidupan Demokrasi Melalui Pendidikan Kewarganegaraan, Citizenship: Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Volume 1 Nomor 2, 2013, hlm. 112

DATA ELEKTRONIK
https://musniumar.wordpress.com/2011/12/07/817/, ditelusuri pada tanggal 5 November 2018.
http://kupang.tribunnews.com/2018/07/07/memaknai-demokrasi-dalam-praktik?page=all, ditelusuri pada tanggal 5 November 2018.
http://blogryanbentar.blogspot.com/2013/10/makalah-perilaku-budaya-demokrasi-dalam.html, diakses tanggal 6 November 2018.
https://www.kompasiana.com/fiqydhealentera/57bd42b2ae7e612e142aa3e1/pendidikan-politik-pentingnya-pendidikan-politik-dalam-masyarakat, diakses tanggal 6 November 2018.
https://www.academia.edu/8610684/Peranan_Pendidikan_Politik_Dalam_Membentuk_Kepribadian_Kesadaran_Dan_Partisipasi_Politik_Masyarakat_Sebagai_Upaya_Mewujudkan_Kebaikan_Bersama, diakses tanggal 6 November 2018.
Published
2018-11-11
How to Cite
Handitya, B. (2018). Merawat Sikap dan Perilaku Hidup Demokratis Melalui Pendidikan Politik. Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang, 4(03), 629-650. https://doi.org/10.15294/snh.v4i03.27070