EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN IPS MENGGUNAKAN MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING PADA KELAS VII SMP N 24 SEMARANG

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Yusuf Irwanto
Aisyah Nur Sayidatun Nisa

Abstract

Pembelajaran IPS masih terdapat kendala seperti sumber belajar dan model pembelajaran yang kurang variatif dan monoton dapat menimbulkan kejenuhan pada peserta didik karena tidak dilibatkan secara langsung dalam proses belajar mengajar, akibatnya materi pembelajaran tidak sepenuhnya diterima dengan baik oleh peserta didik sehingga menyebabkan hasil belajar yang kurang maksimal. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas penggunaan model pembelajaran SFE dalam mata pelajaran IPS materi persebaran flora dan fauna di Indonesia pada siswa kelas VII SMPN 24 Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif. Lokasi penelitian di SMPN 24 Semarang. Populasi penelitian ini yaitu seluruh kelas VII SMPN 24 Semarang, sementara sampel yang diambil adalah kelas VII H. Desain yang dipakai dalam penelitian ini adalah Pre-eksperimental menggunakan One Group Pretest Posttest Design. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dokumentasi, observasi, test serta angket. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Analisis kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran sesuai dengan rencana pembelajaran mendapatkan skor 75 dengan kriteria sangat tinggi.(2) Aktivitas belajar peserta didik dalam sub pembelajaran memiliki aktivitas sangat tinggi 65,63% atau sekitar 21 peserta didik 34,38% sekitar 11 peserta didik sisanya memiliki kriteria tinggi (3) Hasil belajar peserta didik jika dilihat dari awal ketuntasan hanya 6,25% peserta didik yang tuntas sedangkan pada hasil akhir tingkat ketuntasan menjadi 65,63% dan dalam ketuntasan belajar sudah mencapai KKM mata pelajaran IPS yaitu 73 sehingga dapat dikatakan efektif. (4) Respon positif peserta didik mendapatkan 15,63% dari 32 orang merespon sangat tinggi sedangkan 84,38% merespon tinggi dalam mengikuti pembelajaran IPS menggunakan model pembelajaran SFE dapat dikatakan efektif


Social studies learning still has obstacles such as learning resources and learning models that are less varied and monotonous, which can lead to boredom for students because they are not directly involved in the teaching and learning process. As a result, learning materials are not entirely accepted by students, causing learning outcomes that are less than optimal. Efforts that can be made to overcome these problems are to apply to learn using the learning model Student Facilitator and Explaining. This research aims to determine the effectiveness of the use of the SFE learning model in social studies subjects material distribution of flora and fauna in Indonesia in class VII SMPN 24 Semarang. The method used in this research is quantitative. The research location is at SMPN 24 Semarang. The population of this research is all class VII SMPN 24 Semarang, while the sample taken is class VII H. The design used in this research is pre-experimental using One Group Pretest-Posttest Design. The method used in this research is documentation, observation, test and questionnaire. The results of this study are: (1) Analysis of the teacher's ability to manage learning according to the lesson plan gets a score of 75 with very high criteria. (2) The learning activities of students in sub learning have a very high activity of 65.63% or about 21 students and 34.38% about 11 students the rest have high criteria. (3) Student learning outcomes when viewed from the beginning of completeness only 6.25% of students who complete while at the end the level of completeness becomes 65.63% and on complete learning has reached The KKM for social studies subjects is 73, so it can be said to be effective. (4) The students' positive response got 15.63% of 32 students responded very high while 84.38% responded high in participating in social studies learning using the SFE learning model can be said to be effective.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Irwanto, Y., & Nisa, A. (2022). EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN IPS MENGGUNAKAN MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING PADA KELAS VII SMP N 24 SEMARANG. Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS, 4(1), 48-55. https://doi.org/10.15294/sosiolium.v4i1.55989

References

Ariska, Jezzi dan Triyanto. 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining Terhadap Hasil Belajar Menggambar Busana di SMKN 1 Depok. Jurnal Pendidikan Teknik Busana. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta

Astutik,Yuli. 2020. Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Di Mi Podorejo Sumbergempol Tulungagung. Tulungagung.

Huda, Miftahul. (2014). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Pramono, S. E. 2013. Hakikat Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. Semarang: Widya Karya

Prasetyo, Eko, Pengaruh Model Student Facilitator and Explaining Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Materi Invertebrata di SMA 1 Boja. Universitas Negeri Semarang. 2016

Sinambela, N.J.M.P. (2006). “Keefektifan Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah (Problem-Based Instruction) dalam Pembelajaran Matematika untuk Pokok Bahasan Sistem Linier dan Kuadrat di Kelas X SMA Negeri 2 Rantau Selatan Sumatera Utara”. Tesis. Surabaya: Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Surabaya.

Suprijono, Agus. 2014. Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Susilo, Farid Agus. 2013. Peningkatan Efektivitas pada proses pembelajaran. Dalam Jurnal Mathedunesa, Vol. 2 No.1 Hal 1-9