Archives

  • Piwulang: Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
    Vol. 14 No. 1 (2026)

    The June 2026 issue of the Piwulang Journal presents a variety of cutting-edge studies that enrich the body of research on Javanese language, literature, and culture through a multidisciplinary perspective, featuring contributions from authors in Indonesia, Chile, Australia, and Egypt. This issue highlights innovations in Javanese language learning through the development of socioculturally-based textbooks supported by Instagram Reels, a game-assisted Focus Group Discussion model, and the reflective digital pedagogy model known as "Kaca Benggala". Various learning challenges were also examined, ranging from issues related to Javanese language speaking skills among Generation Z to the use of rice farming terminology, literary works, and local wisdom as contextual learning resources. From a cultural perspective, the articles in this issue explore the philosophy of “Sapa Salah Seleh” as a humanism-based values education, the transformation of local wisdom through an ethnopedagogical approach to environmental education, the representation of love in novel "Iki Ati Dudu Watu" through a stylistic analysis, as well as a structural and anthropolinguistic analysis of the children’s song "Cublak -Cublak Suweng" as a medium for cultural socialization among young children. The article as a whole reflects Jurnal Piwulang’s commitment to presenting innovative, relevant, and globally-oriented research to support the preservation, development, and study of the Javanese language and culture in the contemporary era.

  • Piwulang: Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
    Vol. 13 No. 2 (2025)

    In this edition, Piwulang presents a series of scholarly contributions that collectively advance the discourse on Javanese language, literature, and pedagogy through both traditional and contemporary lenses. The articles featured in this issue examine diverse aspects of language education, ranging from the analysis of character education programs and gender relations in classical texts to the exploration of creative media such as music videos and interactive learning tools. Studies on language stratification in rural East Java, the integration of the TPACK framework in Tembang Macapat instruction, and the application of cooperative learning models for Nyurat Lontar skills underscore the importance of contextualized and collaborative approaches in sustaining language vitality. Complementing these pedagogical innovations are contributions on literacy development through storytelling, the design of digital applications for academic administration, and playful methods for script learning, which highlight the role of technology and creativity in enhancing accessibility and engagement. Taken together, the research in this edition provides valuable insights and practical strategies for educators, researchers, and policymakers committed to strengthening regional language education while fostering equity, innovation, and cultural preservation.

  • Piwulang: Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
    Vol. 13 No. 1 (2025)

    Pembelajaran bahasa daerah, termasuk di dalamnya adalah bahasa Jawa memiliki beragam kajian yang dapat saling menguatkan satu sama lain. Pembelajaran bahasa sendiri dapat dikaji baik dari segi bahasa, budaya, maupun sastra serta pengajarannya. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa daerah, tentu diperlukan analisis mendalam atas kajian materi dalam pembelajaran bahasa Jawa, mulai dari analisis proses pengajaran, kebahasaan, termasuk asesmennya. Keefektifan model pembelajaran, strategi pembelajaran, serta variasi media pembelajaran yang digunakan masih tetap diperlukan untuk  meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa daerah. Hal tersebut tentu saja memerlukan referensi yang perlu dibagikan kepada para pembaca. Oleh karena itu, pada edisi ini, artikel-artikel pembelajaran yang memuat berbagai hasil penelitian yang mendukung kemajuan pembelajaran bahasa daerah, tidak hanya bahasa Jawa, namun dalam kajian kebahasaan lain yang mendukung kajian pembelajaran bahasa daerah, dengan berbagai temuan dan pengembangan pembelajaran yang dihasilkan.

  • Piwulang: Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
    Vol. 12 No. 2 (2024)

    Pembelajaran bahasa daerah, termasuk di dalamnya adalah bahasa Jawa memiliki beragam kajian yang dapat saling menguatkan satu sama lain. Pembelajaran bahasa sendiri dapat dikaji baik dari segi bahasa, budaya, maupun sastra serta pengajarannya. Pembelajaran bahasa daerah dari masa ke masa juga tetap memerlukan strategi pembelajaran yang efektif. Keefektifan tersebut dapat diukur dari seni mengajar dalam berbagai model, strategi pembelajaran, variasi media pembelajaran yang menarik, evaluasi atas bahan ajar yang digunakan, serta penggunaan teknologi yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Hal tersebut tentu saja memerlukan referensi yang perlu dibagikan kepada para pembaca. Oleh karena itu, pada edisi ini, artikel-artikel pembelajaran yang memuat berbagai hasil penelitian yang mendukung kemajuan pembelajaran bahasa daerah, tidak hanya bahasa Jawa, dengan berbagai temuan dan pengembangan pembelajaran yang dihasilkan.

  • Piwulang: Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
    Vol. 12 No. 1 (2024)

    Pembelajaran bahasa Jawa dari masa ke masa memerlukan strategi pembelajaran yang efektif. Keefektifan tersebut dapat diukur dari seni mengajar dalam berbagai model, strategi pembelajaran, variasi media pembelajaran yang menarik, evaluasi atas bahan ajar yang digunakan, serta dukungan manajemen pembelajaran yang berkualitas. Hal tersebut tentu saja memerlukan referensi yang perlu dibagikan kepada para pembaca. Oleh karena itu, pada edisi ini, artikel-artikel pembelajaran yang memuat berbagai hasil penelitian yang mendukung kemajuan pembelajaran bahasa Jawa dengan berbagai temuan dan pengembangan pembelajaran yang dihasilkan.