Tentang Jurnal

Indonesia Journal of History Education (IJHE) adalah jurnal yang menerbitkan artikel hasil penelitian atau konseptual tentang pendidikan sejarah yang meliputi kajian kurikulum sejarah, proses pembelajaran, media dan sumber belajar sejarah, inovasi pendidikan sejarah dan pendidikan. IJHE merupakan jurnal yang dikelola oleh Tim Jurnal Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang. Indonesia Journal of History Education (IJHE) terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juli dan Desember. IJHE telah terindeks di Google Scholar, DOAJ, dan IPI (Garuda). Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Direktorat Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan, Nomor 21/E/KPT/2018 tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Indonesia Journal of History Education masuk dalam Jurnal Level 4 (Sinta 4), dan berlaku selama 5 tahun dari tahun 2018-2022.

 

Fokus dan Ruang Lingkup (Focus and Scope)

Jurnal ini menerbitkan artikel-artikel konseptual dan hasil penelitian tentang (1) Kajian kurikulum pendidikan sejarah; (2) Proses pembelajaran sejarah; (3) Media dan sumber belajar sejarah; dan (4) Inovasi pendidikan sejarah dan pendidikan.

  1. Kajian kurikulum sejarah meliputi kajian kurikulum pendidikan sejarah antara lain mengenai kebijakan-kebijakan dalam penyusunan kurikulum pendidikan sejarah, dan perkembangan kurikulum pendidikan sejarah selama ini, sehingga menimbulkan dampak dalam pelaksanaan proses pembelajaran.
  2. Proses pembelajaran sejarah meliputi studi tentang proses pelaksanaan pembelajaran sejarah, model, metode, dan evaluasi pembelajaran sejarah baik di sekolah maupun di masyarakat. Dalam lingkup ini kajian juga dapat berupa studi tentang guru dan buku teks sejarah.
  3. Media dan sumber belajar sejarah meliputi studi tentang pengembangan dan pemanfaatan media dan sumber belajar yang digunakan dalam pembelajaran sejarah, baik berbasis lingkungan, audio, visual, dan juga audio-visual untuk meningkatkan ketercapaian tujuan pembelajaran sejarah.
  4. Inovasi pendidikan sejarah dan pendidikan meliputi studi tentang pembaharuan atau perubahan yang bersifat membangun dalam pendidikan sejarah pada khususnya dan dunia pendidikan pada umumnya.

 

Pernyataan Etika Publikasi (Publication Ethics Statement)

Indonesian Journal of History Education (IJHE) dan jurnal Universitas Negeri Semarang (UNNES) didedikasikan untuk mengikuti praktik-praktik terbaik dalam hal-hal etis, dan retraksi. Pencegahan malpraktik publikasi adalah salah satu tanggung jawab penting dari dewan editorial. Setiap jenis perilaku yang tidak etis tidak dapat diterima, dan Indonesian Journal of History Education (IJHE) dan jurnal UNNES tidak mentolerir plagiarisme dalam bentuk apa pun. Penulis yang mengirimkan artikel ke Indonesian Journal of History Education (IJHE) dan UNNES JOURNALS harus menegaskan bahwa isi naskah yang telah dibuat adalah asli. Tugas-tugas berikut yang diuraikan untuk editor, penulis, dan peninjau didasarkan pada Kode Etik COPE untuk Editor Jurnal. Editor, penulis, dan peninjau juga akan mematuhi kebijakan panduan pengajuan yang telah ditentukan oleh Indonesian Journal of History Education (IJHE).

Untuk Editor

  1. Berdasarkan laporan review dari dewan peninjau editorial (reviewer), editor dapat menerima, menolak, atau meminta modifikasi pada naskah.
  2. Setiap editor harus memastikan bahwa setiap naskah pada awalnya dievaluasi oleh editor untuk orisinalitas, dan diperbolehkan menggunakan perangkat lunak yang sesuai untuk melakukannya.Setelah desk review, naskah diteruskan ke editorial review yang akan membuat rekomendasi untuk menerima, menolak, atau memodifikasi naskah.
  3. Editor harus memastikan bahwa setiap naskah yang diterima oleh Indonesian Journal of History Education (IJHE) ditinjau untuk konten intelektualnya tanpa memperhatikan jenis kelamin, ras, agama, kewarganegaraan, dll
  4. Editor harus memastikan bahwa informasi mengenai manuskrip yang dikirimkan oleh penulis dijaga kerahasiaannya.
  5. Editor tidak akan menggunakan materi yang tidak dipublikasikan yang ada dalam naskah tanpa persetujuan tertulis dari penulis.

Untuk Penulis

  1. Penulis harus menyajikan laporan yang akurat tentang penelitian asli mereka serta diskusi objektif tentang signifikansinya. Naskah akan mengikuti pedoman penulisan dan submit jurnal(Lihat kebijakan panduan penulisan dan submit jurnal).
  2. Penulis harus memastikan bahwa naskah yang telah ditulis merupakan karya
  3. Penulis tidak boleh mengirimkan manuskrip yang sama atau hampir sama (dari segi tema, judul, dan isi) ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan.
  4. Penulis harus mengakui semua sumber data yang digunakan dalam penelitian dan mengutip publikasi memiliki kontribusi terhadap penelitian penulis.
  5. Karangan harus dibatasi bagi mereka yang telah membuat kontribusi yang signifikan terhadap konsepsi, desain, pelaksanaan atau interpretasi dari studi yang dilaporkan. Orang lain yang telah membuat kontribusi signifikan harus terdaftar sebagai rekan penulis. Penulis juga memastikan bahwa semua penulis telah melihat dan menyetujui versi naskah yang dikirimkan dan memasukkan nama mereka sebagai rekan penulis.
  6. Penulis harus menyediakan data mentah terkait dengan naskah mereka untuk tinjauan editorial dan harus menyimpan data tersebut.
  7. Jika sewaktu-waktu, penulismenemukan kesalahan yang signifikan atau ketidakakuratan dalam naskah yang dikirim, maka kesalahan atau ketidakakuratan harus dilaporkan kepada editor.

Untuk Reviewers

  1. Informasi mengenai manuskrip yang diserahkan oleh penulis harus dirahasiakan dan diperlakukan sebagai informasi istimewa.
  2. Reviewer manuskrip harus memastikan bahwa penulis telah mengakui semua sumber data yang digunakan dalam penelitian. Segala jenis kesamaan atau tumpang tindih antara naskah yang sedang dipertimbangkan atau dengan makalah lain yang telah diterbitkan yang diketahui reviewer harus segera diberitahukan kepada editor.
  3. Tinjauan naskah yang dikirim harus dilakukan secara obyektif dan reviewer harus menyatakan pandangan mereka secara jelas dengan argumen pendukung.
  4. Seorang reviewer tidak mungkin bisa untuk menyelesaikan peninjauan naskah dalam waktu yang ditentukan maka keadaan ini harus dikomunikasikan kepada editor, sehingga naskahnya dapat dikirim ke peninjau lain.