PERGULATAN RIFAI`YAH DALAM MENCARI LEGALITAS DIRI DI TENGAH POLEMIK TUDUHAN AJARAN SESAT, KABUPATEN PEKALONGAN 1965-1999

  • risma sofiatil ulya Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Keywords: Rifa`iyah, Legalitas, Polemik Ajaran Sesat.

Abstract

Tujuan penelitian ini adlah untuk (1)mengetahui bagaimana bentuk ajaran rifa'iyah yang disebut sesat.(2) Megetahui bentuk polemik yang terjadi antara Jama`ah Rifa`iyah dengan masyarakat. (3)upaya Jama`ah Rifa`iyah untuk mendapatkan legalitas diri. Metode penelitian yang dipakai adalah metode sejarah yaitu dengan melalui langkah-langkah heuristik, kritik sumber, interpretasi dan penulisan sejarah atau historiografi. Hasil penelitian diperoleh kesimpulannya adalah ajaran Rifa`iyah menitikberatkan pada kesempurnaan ibadah, hal yang telah banyak diabaikan oleh masyarakat pada umumnya. Keyakinan Rukun Islam satu yaitu syahadat sebagai pembeda antara orang Islam dan kafir, bukan berarti meninggalkan keempat rukun lainnya shalat, zakat, puasa, berhaji. Kesalapahaman tersebut yang kemudian menimbulkan tuduhan ajaran sesat. (2) Jama`ah Rifa`iyah mendapatkan teror dari kalangan Nahdliyin secara fisik dan psikis serta mendapatkan pencekalan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. (3) Mendekati golongan politik yang berkuasa, membuka diri pada kajian ilmiah tentang Rifa`iyah serta aktif mensosialisasikan ajaran Rifa`iyah.

The purpose of this study was to ( 1 ) determine how the shape rifa'iyah called heretical teachings . ( 2 ) megetahui polemical form that occurs between the Jama ` ah Rifa ` iyah with the community . ( 3 ) attempts Jama ` ah Rifa ` iyah to get yourself legality . The research method used is the historical method through heuristic measures , source criticism , interpretation and writing of history or historiography . The results obtained conclusion is Rifa ` iyah teachings focus on the perfection of worship , it has been largely ignored by the public at large . Five Pillars of Islam is the belief of the creed as a differentiator between Muslims and infidels , does not mean leaving the four other pillars of prayer, alms , fasting , pilgrimage . The misunderstanding , which led to charges of heresy . ( 2 ) Jama ` ah Rifa ` iyah get Nahdliyin terror of the physical and psychological as well as get a ban from Central Java High Court . ( 3 ) Approaching the ruling political class , open to the scientific study of the Rifa ` iyah and actively disseminating the teachings of Rifa ` iyah .
How to Cite
ulya, risma. (1). PERGULATAN RIFAI`YAH DALAM MENCARI LEGALITAS DIRI DI TENGAH POLEMIK TUDUHAN AJARAN SESAT, KABUPATEN PEKALONGAN 1965-1999. Indonesian Journal of History Education, 2(2). Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijhe/article/view/2184
Section
Articles