Analysis of the Application Principle of Horizontal Separation in Jakarta LRT 1B Project: A Legal Review

Authors

  • Urfani Syamuria Situmorang Universitas Negeri Semarang Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/jal.v3i1.41656

Keywords:

principle of horizontal separation; land acquisition; legal certainty; Jakarta LRT; agrarian law

Abstract

This study elucidates the application of the principle of horizontal separation in land acquisition for the Jakarta LRT Phase 1B Project and how it affects legal certainty for the parties involved. One of the main principles in the Basic Agrarian Law is the principle of horizontal separation, which separates land ownership from objects above and/or below it. The study applied a normative legal research method, employing both statutory and conceptual approaches, supported by an analysis of land acquisition policies for public interests. The outcomes of the study reveal that the application of the principle of horizontal separation applied to the Jakarta LRT Phase 1B project has not been fully consistent. This is especially true when assessing compensation for buildings and utilities standing on state land and land rights. Legal uncertainty and agrarian disputes may arise as a result of this inconsistency. To protect rights and legal certainty, this study uses the strengthening of technical standards for land acquisition that explicitly accommodate the doctrine of horizontal separation.

References

Adwin Tista. “Hakikat Asas Pemisahan Horizontal Dalam Hukum Adat.” Al’ Adl Jurnal Hukum 14 (2022): 1–20. https://doi.org/10.12962/j23373539.v7i2.32638.

Alyan, Rizka Ananda. “Kedudukan Prinsip Pemisahan Horizontal Dalam Melindungi Kreditur Atas Objek Jaminan Berupa Bangunan” 4, no. 1 (2023): 29–40.

anggota grup JAKPRO. “LRT JAKARTA FAQ.” Accessed June 11, 2025. https://www.lrtjakarta.co.id/faq21.html.

Atong, Petrus. “Dinamika Konflik Agraria Di Indonesia: Faktor Penyebab Dan Dampaknya.” FOKUS: Publikasi Ilmiah Untuk Mahasiswa 23, no. 1 (2025): 247–58.

Bachtiar, Zulfahmi, and Ramos Pasaribu. “Dampak Lingkungan Ekologis Akibat Proyek Pembangunan Jalur Rel Light Rapid Transit (LRT) Jabotabek Di Jakarta.” Local Engineering 1, no. 1 (2024): 1–10. https://doi.org/10.59810/lejlace.v1i1.24.

Dwiyatmi, Sri Harini. “Asas Pemisahan Horizontal (Horizontale Scheiding Beginsel) Dan Asas Perlekatan (Verticale Accessie) Dalam Hukum Agraria Nasional.” Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum 5, no. 1 (2020): 125–44. https://doi.org/10.24246/jrh.2020.v5.i1.p125-144.

Ginting, Lilawati, Tan Kamello, Muhammad Yamin, and Ok Saidin. “Formulation of a Certification Agency for Buildings without Land Rights Based on the Principle of Horizontal Separation (Comparison to Japan),” no. 24 (2021). https://doi.org/10.4108/eai.29-6-2021.2312625.

Gultom, Ruth Elita, Chelsy Naristya, Adymas Hikal, and Aprilia Niravita. “Pendaftaran Tanah Di Eropa Dan Asia: Studi Komparasi Kebijakan Dan Dampak Kepastian Hukum.” Jurnal Ilmiah Nusantara ( JINU) 1, no. 6 (2024): 103–12. https://doi.org/10.61722/jinu.v1i6.2776.

Indonesia, Pemerintah Pusat. Undang-undang (UU) Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum, Pub. L. No. 2 Tahun 2022, 43 (2012).

———. “Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” 2009, 1–110.

Kamsilaniah; Abbas Farida; Miru, Ahmadi, Nurhayati; Patittingi. “The Existence of Stage House as Fiduciary Guarantee: Perspective of Horizontal Separation Principle.” JL Pol’y & Globalization 75, no. 116 (2018): 116.

Muhammad Hashadi. “Skripsi Tinjauan Yuridis Sosiologis Pemberian Hak Atas Tanah Melalui Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA) Di Kabupaten Takalar,” 2023, 1–142.

Muhammad Irfan Aditya, Maryano, Ahmad Yani. “Kepastian Hukum Dalam Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Proyek Strategis Nasional Terkait Ganti Kerugian Bagi Masyarakat Yang Terdampak.” SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, no. September (2023): 1–12. file:///C:/Users/HP/Downloads/15.+DRAF+JURNAL+SENTRI+-+NONIH(+jig+3921) (2).pdf.

Naafiu, Alfian Adam, and Nian Qisthi Kristalin. “Penerapan Asas Pemisahan Horizontal Pada Hak Pakai Bagi Orang Asing Di Indonesia.” Media Iuris 4, no. 3 (2021): 317–40. https://doi.org/10.20473/mi.v4i3.25490.

Nicholas Billy Trisno, Dr. Habib Adjie, S.H., M.Hum. “Urgensi Pembaharuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria.” Al Qodiri Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Keagamaan 22, no. 1 (2024): 1–9. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/28459981/%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.resenv.2025.100208%0Ahttp://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps:

Pemerintah Republik Indonesia. “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria.” Undang-Undang No.5 Tahun 1960, no. 1 (2004): 1–5.

Prasetyo, Priyo Katon, Rosye Villanova Christine, and Sudibyanung Sudibyanung. “Implementasi Asas Keterbukaan Pada Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum: Antara Harapan Dan Kenyataan.” BHUMI: Jurnal Agraria Dan Pertanahan 6, no. 1 (2020): 15–27. https://doi.org/10.31292/jb.v6i1.421.

Presiden Republik Indonesia. “Peraturan Presiden No. 148 Tahun 2015,” 2015, 16.

———. “Peraturan Presiden No. 71 Tahun 2012.” Undang-Undang, no. 1 (2012): 68.

PT Jakarta Propertindo. “Kerangka Acuan Kerja Untuk Jasa Konsultan Project Management Services Fase 1B: Velodrome-Manggarai” 1 (2022): 1–39.

R. Subekti. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Jakarta: Pradnya Paramita, 2009.

Ririh Pratista. “Wawancara Dengan Bu Ririh, Asisten Manajer Transportasi LRT Proyek.” Jakarta, 2025.

Sembada, Mochamad Trias, Septiana Hariyani, and Deni Agus Setyono. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Preferensi Masyarakat Dalam Menggunakan Moda Mass Rapid Transit (MRT) Kota Jakarta.” Tata Kota Dan Daerah 12, no. 2 (2020): 60–69. https://doi.org/10.21776/ub.takoda.2020.012.02.1.

Simamora, Van Basten, Jemmy Jefry Pietersz, and Novyta Uktolseja. “Perlindungan Hukum Terhadap Pemegang Sertifikat Hak Milik Dalam Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum.” Pattimura Law Study Review 3, no. 1 (2025): 80–100.

Situmorang, Aris Syahputra, and Meysita Arum Nugroho. “Penyelesaian Sengketa Ganti Rugi Dalam Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum.” Jurnal Kewarganegaraan 6, no. 2 (2022): 2983–90.

Sudiyat, Iman. Hukum Adat Sketsa Asas. Yogyakarta, 1981.

Suyanto. “Pemberian Hak Atas Ruang Bawah Tanah : Perspektif Hukum Agraria.” Law Proscientist 1, no. 2 (2023): 61–70.

Syaban, Alfath Satria Negara, and Seth Appiah-Opoku. “Unveiling the Complexities of Land Use Transition in Indonesia’s New Capital City IKN Nusantara: A Multidimensional Conflict Analysis.” Land 13, no. 5 (2024). https://doi.org/10.3390/land13050606.

Tim UJDIH BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan. “Tahapan Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Bagi Kepentingan Umum,” 2019, 1–15.

Wahyuningsih, Aprillia. “Pencegahan Konflik Agraria Dalam Proses Pembangunan Ibu Kota Negara: Pengadaan Tanah Berkeadilan.” Jurnal Lex Renaissance 7, no. 4 (2022): 675–90. https://doi.org/10.20885/jlr.vol7.iss4.art1.

Widita, Alyas Abibawa, Dyah Titisari Widyastuti, and Ikaputra. “When the Train Finally Comes: Impact of New Transit Opening on Urban Kampung Residents’ Personal Motorized Vehicle Use.” Transport Findings 2021 (2021): 1–9. https://doi.org/10.32866/001c.30159.

Downloads

Published

2026-03-06

Article ID

41656

Issue

Section

Articles

How to Cite

Analysis of the Application Principle of Horizontal Separation in Jakarta LRT 1B Project: A Legal Review. (2026). Indonesian Journal of Agrarian Law, 3(1), 500-524. https://doi.org/10.15294/jal.v3i1.41656