Illegal Mining and Regional Spatial Plan Violations (A Case Study of Kedungmalang Village, Batang Regency)
DOI:
https://doi.org/10.15294/jal.v3i1.45553Keywords:
RTRW; Spatial Planning; Illegal Mining; Land UseAbstract
Spatial planning is a fundamental instrument in regulating land use. To maximize the utilization and function of land, the Regional Spatial Plan (RTRW) was established as a tool to maintain spatial balance. Activities that are inconsistent with the intended use and function of the land can disrupt this balance and indicate poor governance. Illegal mining practices in Kedungmalang Village, located along the riverbank, constitute violations of spatial planning regulations and administrative offenses. This study aims to analyze these mining violations in relation to the Batang Regency RTRW and to assess the effectiveness of the local government’s law enforcement. The methodology employed in this study is a normative-empirical legal approach. The normative analysis was conducted through a literature review of relevant regulations. Subsequently, the empirical approach was conducted through field observations and in-depth interviews with various relevant parties. The data obtained were then analyzed using descriptive-qualitative methods to identify the gap between legal norms and actual practices on the ground. The research findings reveal multidimensional violations of regulations regarding spatial planning, permitting, and environmental protection. Furthermore, the effectiveness of law enforcement regarding spatial planning protection remains limited. This study comprehensively examines the inconsistencies between illegal mining practices and RTRW provisions, as well as the effectiveness of law enforcement. Consequently, this research underscores the urgency of synchronizing spatial planning regulations at both the central and regional levels. Furthermore, effective oversight and the consistent application of legal sanctions are also necessary to ensure the sustainability of spatial planning.
References
Adysahwan, Adysahwan, Syafri Syafri, and Syahriar Tato. “Tipologi Dan Perubahan Pemanfaatan Ruang.” Urban and Regional Studies Journal 4, no. 2 (2022): 94–101. https://doi.org/10.35965/ursj.v4i2.1464.
Amelia, Juni Riski. “Analisis Kritis Peran Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Sebagai Instrumen Perlindungan Lingkungan Hidup.” Justicia Sains: Jurnal Ilmu HUkum 09, no. 01 (2024): 18–33.
Azmi, Ulil. “Ternyata Inilah Asal Usul Nama Desa Kedungmalang Di Wonotunggal Batang.” Cakap Media, 2025.
By Ir. H. Juniarso Ridwan, M.Si., M.H., and S.H., M.H. Achmad Sodik. Hukum Tata Ruang Dalam Konsep Kebijakan Otonomi Daerah. Nuansa Cendekia, 2023.
D Pramono, R Widodo, and Ananda Prima Yurista. Hukum Perencanaan: Perangkat Optimalisasi Pemanfaatan Ruang Berkeadilan Dan Permukiman Berkualitas. Yogyakarta: UGM Press, 2024.
Dewa, Muhammad Jufri, La Sensu, Guasman Tatawu, Oheo Kaimuddin Haris, Muhammad Sabaruddin Sinapoy, and Nurnashriady Jufri. “Penegakan Hukum Dalam Tata Kelola Pertambangan Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan.” Halu Oleo Legal Research | 5, no. 1 (2023): 62–75. http://e-journal.unair.ac.id/index.php/.
Gaby, Septia Rona Puspita. “Pengelolaan Serta Pengaturan Hukum Pertambangan Mineral Dan Batubara Di Kota Samarinda.” Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI 2, no. 1 (2021): 52–62. https://doi.org/10.31315/psb.v2i1.4445.
Humas. “Pemerintah Cabut Ribuan Izin Usaha Tambang, Kehutanan, Dan HGU Perkebunan.” Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, 2022. https://setkab.go.id/pemerintah-cabut-ribuan-izin-usaha-tambang-kehutanan-dan-hgu-perkebunan/.
Imamulhadi. “ASPEK HUKUM PENATAAN RUANG: PERKEMBANGAN, RUANG LINGKUP, ASAS, DAN.” Bina Hukum Lingkungan 6, no. 1 (2021): 121–44.
Indra Widjaya, Raihan, and Ita Damayanti. “Dinamika Kewenangan Tata Ruang Desa: Tantangan Dan Peluang Dalam Pembangunan Berkelanjutan.” Journal of Supreme Legal Insight 1, no. 1 (2025): 15–23. http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/.
Jannah, Annisa Sephia, Najmi Fauziatus Salma, Atikah Salma, and Muhammad Viras Maulana. “Tanggung Jawab Administratif Pemerintah Daerah Dalam Pengawasan Izin Lingkungan.” CONSTITUO : Journal of State and Political Law Research 4, no. 1 (2025): 99–115. https://doi.org/10.47498/constituo.v4i1.5009.
Kultsum, Fatia. “IMPLEMENTASI ASAS BERKELANJUTAN DALAM PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA.” LITRA: Jurnal Hukum Lingkungan, Tata Ruang, Dan Agraria 3, no. 1 (April 30, 2023): 1–17. https://doi.org/10.23920/litra.v3i1.1314.
Kutnadi. “Pemkab Batang Tutup Tambang Galian C Ilegal.” ANTARA Jateng, 2025. https://jateng.antaranews.com/berita/592597/pemkab-batang-tutup-tambang-galian-c-ilegal.
Lisanti, Azzahra Yasmina, and Suwari Akhmaddhian. “Penegakan Hukum Terhadap Kasus Kerusakan Ekosistem Air Akibat Pertambangan Batubara.” Logika: Jurnal Penelitian Universitas Kuningan 16, no. 02 (2025): 227–33.
Natama Hrp, Farhan Syani, and Elvira Dewi Ginting. “Tanggung Jawab Hukum Pemerintah Daerah Dalam Implementasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Kesesuaian Penggunaan Lahan Di Kabupaten Labuhanbatu.” Rewang Rencang: Jurnal Hukum Lex Generalis 6, no. 9 (2025): 870–88.
Nurmalasari, Fitriananingsih, Siti Fatmawati L., and M. Yusuf. “Penegakan Hukum Tindak Pidana Illegal Mining Terhadap Kerusakan Lingkungan Hidup Di Kabupaten Konawe Utara.” Gorontalo Law Review 7, no. 1 (2024): 245–63.
Pudyatmoko, Y Sri. “Efektivitas Ancaman Pidana Denda Terhadap Pertambangan Tanpa Izin Dalam Amandemen Undang-Undang Minerba.” Jurnal Hukum & Pembangunan 55, no. 2 (2025): 345–70. https://doi.org/10.21143/jhp.vol55.no.2.1824.
Purba, Christine T., and Asmarani Ramli. “Pemanfaatan Ruang Atas Tanah Sebagai Solusi Tata Ruang Berkelanjutan Di Jakarta: Studi Kasus The Villas MOI.” Bina Hukum Lingkungan 10, no. 1 (2025): 138–52.
Putra, Reforma Utama, and Nanik Sutarni. “PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PERTAMBANGAN GALIAN C ILEGAL DALAM PERSPEKTIF HUKUM LINGKUNGAN DI INDONESIA.” Inovasi Hukum 7, no. 1 (2026): 148–69.
Riyanto, Rajwa, Dian Istimeisyah, Muhammad Arjuna, and Raisha Hasnakusumah. “Implikasi Eksistensi UU Pertambangan Dalam Upaya Penyelesaian Permasalahan Pertambangan Ilegal (Studi Kasus Korupsi Tata Niaga Komoditas Timah Di IUP PT Timah Tbk).” Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa 2, no. 3 (2024): 539–52. https://ejurnal.kampusakademik.my.id/index.php/jipm/article/view/193/163.
Santoso, M. Iqbal Sun’an, and Icha Cahyaning Fitri. “Alih Fungsi Lahan Persawahan Menjadi Perumahan Di Kabupaten Jember Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Jember Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Jember Tahun 2015-2035.” Journal of Contemporary Law Studies 1, no. 1 (2023): 1–11. https://doi.org/10.47134/lawstudies.v1i1.1945.
Silalahi, Wilma, and Vincent Anderson. “Konstruksi Hukum Dalam Penyelesaian Sengketa Penambangan Ilegal/ Illegal Mining Di Indonesia: Fokus Pada Kasus Tambang Batu Bara Ilegal Di Kalimantan.” Jurnal Multilingual 5, no. 2 (2025): 324–30.
Sonic, Lady Tri. “OPTIMALISASI SISTEM PERIZINAN PERTAMBANGAN DI INDONESIA : MENUJU TATA KELOLA YANG BERKELANJUTAN DAN BERMANFAAT.” Hukum Transendetal Ums, 2024, 21–34.
Sumawidayani, Nyoman. “Sustainable Enviromental Management Dalam Mengatasi Permasalahan Kerusakan Lahan Akibat Penambangan Galian C Di Pendahuluan Metode Metode Penelitian Yang Penulis Gunakan Dalam Paper Ini Adalah Metode Penelitian Pustaka.” Journal of Contemporary Public Administration (JCPA) 1, no. 2 (2021): 33–39.
Surata, I Gede, and Ni Ny. Mariadi. “Kewenangan Pemerintah Kabupaten Dalam Pengatur Penguasaan Hak Atas Tanah.” Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Sains Dan Humaniora 6, no. 1 (2022): 67–73. https://doi.org/10.23887/jppsh.v6i1.43199.
Syaifulloh, Arief K. “Dampak Kerusakan Lingkungan Akibat Penambangan Pasir Merapi Di Klaten.” Jurnal Penegakan Hukum Dan Keadilan 2, no. 2 (2021): 147–61. https://doi.org/10.18196/jphk.v2i2.9990.
Turnip, Donny Steven Paul, Abdul Wahid Hasyim, and Johannes Parlindungan. “Pengendalian Pemanfaatan Ruang Pada Kawasan Sempadan Sungai (Studi Kasus: Sempadan Sungai Brantas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang).” Planning for Urban Region and Environment (PURE) 11, no. 3 (2022): 37–46. https://purejournal.ub.ac.id/index.php/pure/article/view/248%0Ahttps://purejournal.ub.ac.id/index.php/pure/article/viewFile/248/208.
Vania, Kayla, Gita Putri, and Suwari Akhmaddhian. “Harmonisasi Regulasi Nasional Dalam Pengelolaan Dan Pemanfaatan Tanah Dalam Perpektif Teori Sistem Hukum.” Logika: Jurnal Penelitian Universitas Kuningan 16, no. 3 (2025): 197–206.
Zulpiasari, Aziza, Saroza Idramsyah Raihan, Anyelir Sisilia Aulika Utami, Handra Anie, Edra Satmaidi, and Wulandari. “PELANGGARAN TATA RUANG DAN PENINGKATAN RISIKO BENCANA: STUDI KASUS PEMBANGUNAN DI LEMBAH ANAI, SUMATRA BARAT.” Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan 12, no. 10 (2025): 167–86.
Downloads
Published
Article ID
45553Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eza Kamelia (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
All articles published in the Indonesian Journal of Agrarian Law are made available under the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). By submitting a manuscript to the journal, authors agree to the terms outlined below regarding the distribution, use, and sharing of their work.


