Land Dispute Resolution through Mediation between Land Cultivators and Building Use Rights Holders in Semarang City

Authors

  • Najalya Siti Farizqa Universitas Negeri Semarang Author
  • Suhadi Suhadi Universitas Negeri Semarang Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/jal.v3i2.47729

Keywords:

Mediation, Land Disputes, Building Use Rights, Cultivated Land, Semarang City Land Office

Abstract

Land is a vital asset that is often the source of disputes, including overlapping disputes between cultivated land and land certified with Building Use Rights (HGB). This phenomenon occurs because there is still an overlap between physical control in the field and officially recorded legal data. This article aims to analyze the stages of mediation implementation in resolving land disputes at the Semarang City Land Office, as well as identify obstacles encountered and efforts that can be made to overcome them. This study uses an empirical legal method with a qualitative approach. Primary data was obtained through interviews with Young Land Administrators in the Dispute Control and Handling Section of the Semarang City Land Office. Mediation is carried out through structured stages, namely submitting an application, reviewing the case, clarifying the case, mediating the case, and determining the outcome. Mediation failed at the clarification stage because both parties insisted on maintaining their respective claims without any intention of compromising, so the parties were invited to resolve the case through the courts. The main obstacles found included initial refusal of mediation, the absence of one of the parties, and the lack of willingness to compromise. The success of mediation is not solely determined by the perfection of legal procedures, but is highly dependent on the good faith of the parties. Therefore, intensive socialization efforts, strengthening the capacity of mediators, and regular evaluation of failed mediation cases are needed to increase the effectiveness of non-litigation land dispute resolution.

References

Ariansyah, Muhammad Daffa, and Reni Anggriani. “Sengketa Sertipikat Ganda Akibat Perbuatan Melawan Hukum.” Media of Law and Sharia 4, no. 1 (2022): 1–13. https://doi.org/10.18196/mls.v4i1.16829.

Anggita. “Penyelesaian Sengketa Konflik Kepemilikan Tanah dengan Pendekatan Litigasi di Pengadilan Tata Usaha Negara.” Savana: Indonesian Journal of Natural Resources and Environmental Law 1, no. 01 (2024): 24–38.

Afifah, Fatma, Fikri Hadi, and Farina Gandryani. “Konsep Hak Milik, Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan dan Hak Pakai dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960.” Jurnal Ilmu Hukum Wijaya Putra (2025).

Afdhali, Dino Rizka, and Taufiqurrohman Syahuri. “Idealitas Penegakan Hukum Ditinjau dari Perspektif Teori Tujuan Hukum.” Collegium Studiosum Journal 6, no. 2 (2023): 555–61.

Aprillia, Cindy, and Suhadi. “Peran Kantor Pertanahan Kota Semarang dalam Mediasi Sengketa Pertanahan Melalui Upaya Non-Litigasi.” In Book Chapter Hukum dan Lingkungan Jilid 1, 322–46. 2025.

Dahliani, and Hadi Tuasikal. “Penyelesaian Sengketa Perdata Melalui Non-Litigasi: Kajian Hukum dan Implementasinya di Indonesia.” Journal of Dual Legal Systems 2, no. 1 (2025): 46–69. https://doi.org/10.58824/jdls.v2i1.322.

Dardiri, Nafis (Penata Pertanahan Muda / Staf Pengendalian dan Penanganan Sengketa, Kantor Pertanahan Kota Semarang). Wawancara oleh penulis. Semarang, 12 Maret 2026.

Dewi, Nabilla Nastiti, and Herma Setiasih. “Penyelesaian Sengketa Tanah Melalui Mediasi Berdasarkan Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 21 Tahun 2020 (Studi Kasus Di Kantor Pertanahan Kota Surabaya).” Jurnal Magister Ilmu Hukum 'DEKRIT' 14, no. 1 (2024).

Fadillah, F. A., and S. A. Putri. “Alternatif Penyelesaian Sengketa Dan Arbitrase.” Jurnal Ilmu Manajemen Terapan 2, no. 6 (2021).

Farchan Hamdani and R. Fahrurrozi Nur Ansori, “Praktik Pendampingan Perkara Non Litigasi Mediasi Sengketa Tanah Pada Lembaga Bantuan Hukum Ansor,” Pelayanan Unggulan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan 2, no. 4 (2025): 176–86, https://doi.org/10.62951/unggulan.v2i4.2405.

Fatnia, Nisa, Marlia Sastro, and Arif Rahman. “Efektivitas Peraturan Menteri Agraria Kepala Badan Pertanahan Nomor 21 Tahun 2020 dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Melalui Mediasi (Studi Penelitian di Badan Pertanahan Nasional Kota Lhokseumawe).” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh 8, no. 2 (2025): 619–37. https://doi.org/10.29103/jimfh.v8i2.21605.

Gustami, Puspitasari, and Devi Siti Hamzah Marpaung. “Perbandingan Proses Penyelesaian Sengketa Melalui Mediasi di Pengadilan dan di Luar Pengadilan di Indonesia.” Rewang Rencang: Jurnal Hukum Lex Generalis 5, no. 4 (2024).

Khasanah, Dian Dewi, Nur Rahmanto, and Dwi Wulan Titik Andari. “Problematika Mediasi Dalam Menyelesaikan Sengketa Pertanahan di Kantor Pertanahan Kabupaten Badung.” Risalah Hukum 21, no. 2 (2025): 71–84.

Nastiar, Rizaldi Gym, and Dian Latifiani. “Ketidakefektifan Mediasi Dalam Penyelesaian Konflik Sengketa Tanah (Overlapping) Studi Kasus Badan Pertanahan Kota Semarang.” In Book Chapter Hukum dan Lingkungan Jilid 1, 1573–94. 2025.

Puspadewi, Anak Agung Ayu Intan. “Percepatan Penyelesaian Kasus Pertanahan Sebagai Salah Satu Tujuan Pengelolaan Pertanahan.” Repertorium: Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan 11, no. 1 (2022): 60–69. https://doi.org/10.28946/rpt.v11i1.1723.

Rahmadhani, Shelvia Agustine, and Achmad Room Fitrianto. “Analisis Dampak Pembangunan Industri dan Kebijakan Bank Tanah di Kabupaten Sidoarjo: Menuju Pengelolaan Tanah yang Berkelanjutan.” Jurnal E-Bis: Ekonomi-Bisnis 8, no. 1 (2024): 178–92. https://doi.org/10.37339/e-bis.v8i1.1438.

Rompas, Syalomitha Angellina, Harly Stanly Muaja, and Marthin Luther Lambonan. “Kajian Hukum Surat Keterangan Garapan sebagai Bukti Pengelolaan dan Penguasaan Tanah.” Lex Privatum 13, no. 4 (2024).

Rengga Kusuma Putra, Ummi Kalsum, Johari, Rica Gusmarani, and Edy Sony, “Efektivitas Penyelesaian Sengketa Secara Non Litigasi,” Jurnal Kolaboratif Sains 7, no. 6 (2024), https://doi.org/10.56338/jks.v7i6.5548.

Rohmadi, Fajri Agung, Suharno, and Ismiyanto. “Analisis Yuridis Pelaksanaan Pendaftaran Perubahan Hak Atas Tanah Dari Hak Guna Bangunan Menjadi Hak Milik (Studi di Kantor Pertanahan Kota Surakarta).” Jurnal Bevinding 1, no. 10 (2024): 50–66.

Rodiyah, R. “Aspek Demokrasi Pembentukan Peraturan Daerah Dalam Perspektif Socio-Legal.” Masalah-Masalah Hukum 41, no. 1 (2012): 144–52.

Rizqi, M. “Penyelesaian Sengketa Tanah Melalui Mediasi di Kantor Pertanahan Kabupaten Indragiri Hilir.” Jurnal Hukum Lex Generalis 6, no. 9 (2025). https://doi.org/10.56370/jhlg.v6i9.1833.

Rahman, Alfia Ratu, Baso Madiong, and Andi Tira. “Efektivitas Penerapan Mediasi dalam Penyelesaian Sengketa Tanah di Pengadilan Negeri Makassar.” Indonesian Journal of Legality of Law 7, no. 2 (2025): 141–47. https://doi.org/10.35965/ijlf.v7i2.6120.

Sucahyo, N. N., D. Isnaeni, A. Zamzami, M. U. S. Azmani, and S. Amini. “Analisis Yuridis tentang Sengketa Hak atas Tanah Perkarangan (Studi Kasus Putusan MA Nomor 256 K/Pdt/2023).” Dinamika 30, no. 2 (2024).

Sitohang, Hotman Januari, and Ana Silviana. “Penyelesaian Sengketa Tanah Garapan dengan Status Tanah Belum Bersertifikat.” NOTARIUS 17, no. 3 (2024): 1885–1901.

Sukmawati, P. D. “Hukum Agraria Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah di Indonesia.” Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis 2, no. 2 (2022).

Sinaga, Hasudungan. “Peran Mediasi dalam Kerangka Pengembangan Hukum di Indonesia.” J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah 3, no. 4 (2024): 1727–36.

Simanullang, Christina, and Anik Iftitah. “Mediasi Dalam Penyelesaian Sengketa Perdata di Pengadilan Negeri Kelas I B Blitar.” Supremasi: Jurnal Hukum 7, no. 2 (2017). https://doi.org/10.35457/supremasi.v7i2.379.

Tamba, Devi Christina Octaviani, and July Esther. “Legitime Portie dan Akta Perdamaian: Analisis Peran dan Konsekuensinya dalam Pembagian Waris.” Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) 7, no. 4 (2024): 17021–27.

Waluyo, Bambang. Penelitian Hukum dalam Praktek. Jakarta: Sinar Grafika, 2002.

Walidin, Warul, Saifullah, and Tabrani. Metodologi Penelitian Kualitatif & Grounded Theory. Banda Aceh: FTK Ar-Raniry Press, 2015.

Downloads

Published

2026-03-30

Article ID

47729

Issue

Section

Articles

How to Cite

Land Dispute Resolution through Mediation between Land Cultivators and Building Use Rights Holders in Semarang City. (2026). Indonesian Journal of Agrarian Law, 3(2), 1307-1339. https://doi.org/10.15294/jal.v3i2.47729