Conflict of Land Ownership Between Historical Possession and Land Title Certificates in the Perspective of Agrarian Law (Study of Decision Number 7/Pdt.G/2024/PN.Pkl)
DOI:
https://doi.org/10.15294/jal.v3i2.48918Keywords:
Land Dispute, Unlawful Act, Land Ownership, Legal Certainty, Agrarian Law, Land Registration.Abstract
Land ownership disputes in Indonesia remain complex, particularly when conflicts arise between long-standing factual land control and formal legal ownership evidenced by certificates, reflecting a tension between legal certainty and substantive justice within agrarian law. This study analyzes the juridical aspects of unlawful acts in land tenure disputes through Decision Number 7/Pdt.G/2024/PN Pkl, using a normative juridical method with empirical reinforcement, combining statutory, conceptual, and case approaches, supported by limited interviews. The findings reveal that courts tend to prioritize formal legality, especially land certificates, as the primary basis for determining ownership, resulting in the rejection of claims based solely on factual control without formal evidence. Furthermore, the analysis shows that the elements of unlawful acts are closely linked to the validity of land rights, positioning legal ownership as a decisive factor in judicial reasoning. This condition illustrates an imbalance in the application of agrarian law, where legal certainty is upheld, yet substantive justice for parties with historical control over land is not always achieved. The study contributes to the development of agrarian law by emphasizing the need for a more balanced and inclusive approach that recognizes both formal legality and factual realities in land tenure. In this regard, improving access to land registration and strengthening mechanisms for legal recognition of long-term land control are essential steps to minimize agrarian conflicts and create a more equitable legal system.
References
abisha, dziqry irga, surahman surahman, dan aullia vivi yulianingrum. 2025. “kepastian hukum dalam penyelesaian sengketa agraria.” al-sulthaniyah 711-725.
adnyana, kadek rio teguh, komang febrinayanti dantes , dan muhamad jodi setianto. 2024. “ANALISIS YURIDIS PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM SENGKETA KEPEMILIKAN TANAH TANPA HAK OLEH PEMERINTAH (Studi Putusan Nomor 83/Pdt.G/2017/PN Sgr).” jurnal komunitas yustisia 1-10.
agustama, kadek yogi arya, komang febrinayanti dantes, dan ni luh wayan yasmiati. 2026. “Analisis Yuridis Kekuatan Pembuktian Sertifikat Hak Milik Sebagai Alat Bukti Dalam Sengketa Kepemilikan Hak Atas Tanah.” Al-Zayn Jurnal Ilmu sosial dan hukum 2566-2573.
andryawan, andryawan, m sutan muda siregar, michael vernando sirait , yesika teresya mamonto, adam ramadhan, dan felicia aimee lasut. 2024. “Analisis Yuridis Perbuatan Melawan Hukum Dalam Sengketa Tanah: Putusan Nomor 76/Pdt.G/2022/PN Tlg.” journal of multidisciplinary research and development 157-164.
apriliyanti, apriliyanti, arihta esther tarigan, dan erna amalia. 2025. “Tinjauan Yuridis Pendaftaran Tanah berdasarkan Kepemilikan Girik dengan Berlakunya Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2021.” J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah 1463-1468.
Arcaropeboka, raja agung kusuma, ratna kumala sari, dan toni mahasan. 2023. “KEKUATAN HUKUM SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH SEBAGAI ALAT BUKTI TERHADAP PEMBUKTIAN HAK MILIK TANAH (Studi Putusan Pengadilan Negeri Kota Agung Nomor : 12/Pdt.G/2014/Pn.Kot).” audi et ap: jurnal penelitian hukum 79-89.
ardani, mira novana, yusriyadi yusriyadi, dan ana silviana. 2022. “Persoalan Tertib Administrasi Pertanahan Melalui Kegiatan Pendaftaran Tanah Yang Berkeadilan.” jurnal pembangunan hukum indonesia 494-512.
atikah, noor. 2022. “kedudukan surat keterangan tanah sabagai bukti kepemilikan hak atas tanah dalam sistem hukum pertanahan indonesia .” notary law journal 263-289.
avivah, lisnadia nur, sutaryono sutaryono, dan dwi wulan titik andari. 2022. “Pentingnya pendaftaran tanah untuk pertama kali dalam rangka perlindungan hukum kepemilikan sertifikat tanah.” jurnal tunas agraria 197-210.
Fuller, Lon. L. 1964. The Morality of Law. Fredericksburg: Yale Univercity.
hapsoro, rudi herlianto, andri hernandi, dan rizqi abdulharis. 2024. “Evaluasi Kualitas Data Bidang Tanah dalam Rangka Kepastian Hukum Objek Pendaftaran Tanah di Indonesia.” jurnal tunas agraria 368-388.
Indonesia. t.thn. “Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997tentang Pendaftaran Tanah.”
indonesia. t.thn. “Undang-Undang No. 5 tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok Agraria.”
maran , mary grace megumi, benediktus peter lay, stefanus don rade, petrus faot, jacinta da reissureicao carmo , yohanes leonardus ngompat, maria theresia geme, et al. 2024. “Penyuluhan Hukum tentang Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap untuk Meningkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat di Kelurahan Manulai II Kota Kupang.” journal of human and education 627-631.
Maulana, Hengki. 2023. “KEKUATAN SERTIFIKAT SEBAGAI ALAT BUKTI HAK ATAS TANAH.” Repository Universitas Mataram.
oktaviani, sherly, dan benny djaja. 20231. “SISTEM PUBLIKASI PERTANAHAN YANG MENJAMIN KEPASTIAN HUKUM SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH.” jurnal muara ilmu sosial, humaniora, dan seni 523-533.
oloan, nur. 2016. “PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMEGANG SERTIFIKAT HAK ATAS.” jurnal warta.
rahmawati, puji, syafira rahmania arbi, dan mohammad nuralify. 2025. “Perbuatan Melawan Hukum atas Penguasaan Hak Milik Tanah pada Sertifikat Ganda.” jurnal hukum lex generalis 1-17.
ratrisnanti, lintang. 2025. “Implikasi Yuridis Kepemilikan Letter C, Patuk D, Dan Landrente Pasca Berlakunya PP 18 2021.” jaksa jurnal kajian ilmu hukum dan politik 19-30.
rohmatika, fina, malik fahad, dan sumriyah sumriyah. 2023. “Kekuatan Hukum Letter C Sebagai Alat Bukti Hak Kepemilikan Atas Tanah.” Khirani: jurnal pendidikan anak usia dini 64-76.
salmah, dan mohammad hifni. 2026. “Kekuatan Hukum Sertifikat Hak Milik Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah(Studi Kasus PN Serang Nomor 124/PDT.G/2024/PN SRG).” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial dan Hukum 5085-99.
saranani, abdul mutalib. 2022. ““Tinjauan Hukum Tentang Pembuktian Sertifikat Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah”.” sibatik journal 173-184.
sitompul, helena albright. 2023. “Permasalahan Sengketa Kepemilikan dengan Alas HakSurat Keterangan Riwayat Tanah (SKT) Serta Akibat Bagi Pemegangnya.” unes law review 5956-65.
T sitompul, helena albright. 2024. “Kedudukan Surat Keterangan Riwayat Tanah (SKT) Sebagai Alas Hak Kepemilikan dan Penguasaan Tanah yang Dikeluarkan Pada Saat Status Sengketa (Studi Putusan MahkamahAgung Nomor 1606 K/Pdt/2022).” Indonesian Notary 1-16.
taolin , fitriana trinengsi, dian aries mujiburohman, dan koes wdarbo. 2024. “Kesadaran Hukum Masyarakat dalam Pendaftaran Peralihan Hak Atas Tanah.” jurnal tunas agraria 68-85.
Wibhawa, Felix Rocky, dan anak agung istri ari atu dewi. 2022. “Kekuatan Pembuktian Sertifikat Hak Milik atas Tanah.” acta comitas 94-103.
yuniati, ati. 2017. “KEKUATAN SERTIFIKAT SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH.” Justicia Sains Jurnal Ilmu Hukum 13-23.
Downloads
Published
Article ID
48918Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ivana Mirella Hapsari Hapsari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
All articles published in the Indonesian Journal of Agrarian Law are made available under the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). By submitting a manuscript to the journal, authors agree to the terms outlined below regarding the distribution, use, and sharing of their work.


