Land Disputes in Pakel Village from the Perspective of Agrarian Reform

Authors

  • Evi Hariyani Faculty of Law, Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.15294/jal.v4i1.58002

Keywords:

Land Disputes, Agrarian Reform, RTRW, Right to Cultivate, Pakel Village

Abstract

This study analyzes the land dispute in Pakel Village, Licin District, Banyuwangi Regency, through the lens of agrarian reform following the enactment of Banyuwangi Regency Regional Regulation No. 2 of 2024 concerning the 2024–2044 Regional Spatial Plan. The dispute arises from the classification of the contested area as a plantation zone, which may reinforce the legal standing of the company's Right to Cultivate (Hak Guna Usaha/HGU), despite the existence of historical claims and longstanding community control over the land. This research aims to assess whether the spatial planning policy incorporates considerations of agrarian justice and equitable land management or instead contributes to the persistence of structural inequalities in land tenure. Employing normative legal research, the study adopts statutory, conceptual, and case approaches, with particular emphasis on Judgment No. 181/Pdt.G/2024/PN Banyuwangi. Data were obtained through literature review, examination of legal documents, and interviews. The findings reveal that, although Regional Regulation No. 2 of 2024 is formally consistent with national spatial planning frameworks, it has not adequately accommodated agrarian reform principles or recognized the historical dimensions of land tenure in Pakel Village. The designation of plantation areas within the disputed territory may strengthen the position of HGU holders while limiting opportunities for local communities to obtain formal recognition of their land rights. Accordingly, this study highlights the need for participatory and equitable mechanisms, including mediation, spatial policy evaluation, and the reinforcement of agrarian reform initiatives in resolving agrarian conflicts in Pakel Village.

References

Al’anam, M. 2025. "Teori Keadilan Perspektif Gustav Radbruch: Hubungan Moral dan Hukum." Jurnal Humaniora 9 (1): 119-133. https://doi.org/10.30601/humaniora.v9i1.6393

Djaja, B., dan F. Earlene. “Implikasi Kebijakan Reforma Agraria terhadap Ketidaksetaraan Kepemilikan Tanah melalui Lensa Hak Asasi Manusia.” Tunas Agraria 6, no. 2 (2023): 152–170. https://doi.org/10.31292/jta.v6i2.223.

Gafuraningtyas, D., H. Setiadi, dan R. H. S. Koestoer. “Strategi Penataan Ruang dalam Konflik Agraria dan Pertanahan.” Bhumi: Jurnal Agraria dan Pertanahan 9, no. 2 (2024): 141–165. https://doi.org/10.31292/bhumi.v9i2.795.

Ghazali, Imam. “Hikayat Tanah Pakel: Konflik Agraria Petani Pakel dengan Perkebunan Pakuda 1925–1943.” MozaiK: Kajian Ilmu Sejarah 14, no. 1 (2023): 72–85.

Haerani. “Dinamika Konflik Agraria dalam Perspektif Hukum dan Penataan Ruang.” Ranah Research 7, no. 2 (2024): 861–870. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i2.1267.

Harsono, Boedi. 2008. Hukum Agraria Indonesia: Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, Isi dan Pelaksanaannya . Jakarta: Djambatan.

Holidi, M. “Kekuatan Pembuktian Transaksi Tanah Ulayat Menggunakan Letter C di Kalangan Masyarakat Adat dalam Sengketa Perdata.” Jurnal Darussalam: Pemikiran Hukum Tata Negara dan Perbandingan Hukum 5, no. 2 (2025): 124–126.

Kamilah, Anita. “Land-Use Conflict Identification Strategy (LUCIS) in Accelerating Agrarian Conflict Resolution to Realize Just Agrarian Reform.” International Journal of Application on Social Science and Humanities 1, no. 2 (2023): 1515–1524. https://doi.org/10.24912/ijassh.v1i2.27734.

Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuwangi. “Penyuluhan Redistribusi Tanah Obyek Reforma Agraria di Kedungasri.” Diakses 3 Mei 2026. https://kab-banyuwangi.atrbpn.go.id/berita/penyuluhan-redistribusi-tanah-obyek-reforma-agraria-di-kedungasri.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Kajian Penataan Ruang dalam Mendukung Reforma Agraria dan Penyelesaian Konflik Pertanahan. Jakarta: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, 2023.

Konsorsium Pembaruan Agraria. Catatan Akhir Tahun 2024: Adakah Reforma Agraria di Bawah Komando Prabowo? Jakarta: Konsorsium Pembaruan Agraria, 2024.

Masterplandesa. “Peliknya Konflik Agraria di Desa Pakel, Banyuwangi.” 14 Oktober 2024. https://www.masterplandesa.com/agraria/peliknya-konflik-agraria-di-desa-pakel-banyuwangi/.

Mungkasa, Oswar. Reforma Agraria: Sejarah, Konsep dan Implementasi. Jakarta: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, 2020.

Novianti, L. “Pengaturan dan Perlindungan Hak atas Tanah dalam Perspektif Agraria.” Jurnal Ilmiah Teunuleh 5, no. 2 (2024): 97–98. https://doi.org/10.51612/teunuleh.v5i2.221.

Nurhamani, Aditya. “Reforma Agraria dan Tembok Ego Sektoral: Merumuskan Alternatif Penyelesaian.” Bina Hukum Lingkungan 8, no. 2 (2024): 189–213. https://doi.org/10.24970/bhl.v8i2.157.

Pancarani, I. A., dan R. Wahyuni. “Perlindungan Hak Kepemilikan Tanah Masyarakat Desa Pakel: Penelusuran Legal Standing Akta 1929 dalam Sengketa Tanah dengan PT. Bumi Sari.” Tunas Agraria 6, no. 2 (2023): 110–124. https://doi.org/10.31292/jta.v6i2.225.

Pengadilan Negeri Banyuwangi. Putusan Nomor 181/Pdt.G/2024/PN Banyuwangi

Pengadilan Tinggi Surabaya.Putusan Nomor 697/PDT/2025/PT SBY

Prakoso, Bintang, Ika Hariyani, dan Moh. Ali. “Justice Perspective on Agrarian Reform in Realizing People’s Welfare.” Notaire 7, no. 3 (2024): 325–338. https://doi.org/10.20473/ntr.v7i3.58676.

Ramli, Asmarani, Dodik Setiawan Nur Heriyanto, Tamas Fezer, dan Dian Latifiani. “Embracing Social Justice: Exploring the Journey from Land Reform to Agrarian Reform.” Dalam The 4th International Conference on Innovations in Social Sciences Education and Engineering (ICoISSEE-4). Bandung, Indonesia, 20 Juli 2024.

Rosmidah, M. Hosen, dan Sasmiar. “Penataan Struktur Hukum Hak Atas Tanah dalam Rangka Keadilan dan Investasi.” Recital Review 5, no. 2 (2023): 209–244. https://doi.org/10.22437/rr.v5i2.28387.

Rawls, John. A Theory of Justice. Revised ed. Cambridge, MA: Belknap Press of Harvard University Press, 1999.

S.W. “Kebijakan Inventarisasi Tanah Ulayat atau Adat pada Status Hukum Tanah di Indonesia.” Widya Yuridika 8, no. 2 (2025): 1–15.

Saheriyanto, dan Ahmad Suhaimi. “Pendampingan dan Akses Modal sebagai Strategi Access Reform dari Tanah Pelepasan Kawasan Hutan di Kabupaten Barito Kuala.” Jurnal Pertanahan 2, no. 1 (2021): 77–89.

Soekanto, Soerjono. Pokok-Pokok Sosiologi Hukum. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2006.

Sulistyaningsih, Retno. “Reforma Agraria di Indonesia.” Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya 26, no. 1 (2021).

TEKAD GARUDA. “Sidang Perbuatan Melawan Hukum Ketua Rukun Tani Sumbereja Pakel: Saksi Ahli Bongkar Cacat Hukum Surat Hak Guna Usaha (SHGU) Bumisari: Asli tapi Palsu.” WALHI Jawa Timur, 20 April 2026. Diakses 2 Mei 2026. https://walhijatim.org/2026/04/20/siaran-pers-tekad-garuda-sidang-perbuatan-melawan-hukum-ketua-rukun-tani-sumbereja-pakel-saksi-ahli-bongkar-cacat-hukum-surat-hak-guna-usaha-shgu-bumisari-asli-tapi-palsu/.

TIMES Indonesia. “Syarat Pengajuan HGU PT Bumi Sari Dipastikan Lengkap.” TIMES Indonesia, 18 September 2019. Diakses 30 April 2026. https://timesindonesia.co.id/peristiwa-daerah/229529/syarat-pengajuan-hgu-pt-bumi-sari-dipastikan-lengkap.

tvOne News. “BPN Banyuwangi Sebut Tanah Desa Pakel Masuk Wilayah Sertifikat HGU Bumisari.” 9 Juli 2024. https://www.tvonenews.com/daerah/jatim/226198-bpn-banyuwangi-sebut-tanah-desa-pakel-masuk-wilayah-sertifikat-hgu-bumisari.

Umami, A. M., dan N. P. S. “Perkembangan Pengaturan Tanah Adat di Indonesia.” Ganec Swara 19, no. 1 (2025): 371–375. https://doi.org/10.59896/gara.v19i1.227.

WALHI Jawa Timur. “Sidang Gugatan Perbuatan Melawan Hukum Ketua RTSP.” 13 Maret 2026.

Wibowo, Ferdian Setyo, Gatot Dwi Hendro Wibowo, dan Widodo Dwi Putro. “Implementasi Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam terhadap Access Reform.” Kertha Semaya 10, no. 9 (2022). https://doi.org/10.24843/KS.2022.v10.i09.p0

Downloads

Published

2026-06-30

Article ID

58002

Issue

Section

Articles

How to Cite

Land Disputes in Pakel Village from the Perspective of Agrarian Reform. (2026). Indonesian Journal of Agrarian Law, 4(1), 1-60. https://doi.org/10.15294/jal.v4i1.58002