Pengembangan Instrumen Tes Diagnostik Three-Tier Multiple Choice Test (TTMCT) untuk Menganalisis Miskonsepsi Siswa pada Konsep Sifat Keperiodikan Unsur

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Yosephine Debbie Damayanti
Sigit Priatmoko
Endang Susilaningsih
Sri Nurhayati

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi siswa pada materi sistem periodik unsur terfokus konsep sifat keperiodikan unsur melalui pengembangan instrumen tes diagnostik Three-Tier Multiple Choice Test. Metode penelitian yang digunakan ialah metode R&D dan model yang digunakan dalam penelitian ini ialah model 4D. Subjek dalam penelitian ini ialah siswa kelas X SMA Pangudi Luhur Don Bosko. Hasil penelitian menunjukkan validitas dan reliabilitas pada uji coba skala kecil dan uji coba skala besar berturut-turut, yaitu 0,87; 0,74 dan 0,86; 0,82. Profil pemahaman konsep siswa secara keseluruhan menunjukkan siswa yang termasuk dalam kategori Paham Konsep 44%, Paham Konsep Kurang PD 23% Kurang Paham Konsep 4%, Tidak Paham Konsep 61%, Miskonsepsi Positif 18%, Miskonsepsi Negatif 21%, dan Miskonsepsi Penuh 23%. Siswa dan guru juga memberikan respon yang positif melalui angket tanggapan. Berdasakan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa instrumen tes diagnostik Three-Tier Multiple Choice Test yang dikembangkan layak, valid, reliabel, dan praktis untuk mendiagnosis miskonsepsi siswa pada materi sistem periodik unsur terfokus sifat keperiodikan unsur.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biographies

Yosephine Debbie Damayanti, Universitas Negeri Semarang

Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Sigit Priatmoko, Universitas Negeri Semarang

Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Endang Susilaningsih, Universitas Negeri Semarang

Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Sri Nurhayati, Universitas Negeri Semarang

Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang