CTL; KAPDA; kompetensi siswa; pe PENGARUH MODEL KAITKAN-ALAMI-PIKIRKAN-DISKUSIKAN-APLIKASIKAN PADA PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP KOMPETENSI SISWA

MODEL KAITKAN-ALAMI-PIKIRKAN-DISKUSIKAN-APLIKASIKAN PADA PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING

  • Dwi Kurniawati UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
  • Antonius Tri Widodo
  • Sri Susilogati Sumarti

Abstract

Penerapan Kurikulum 2013 mengharuskan pembelajaran berorientasi pada sisw. Pembelajaran hidrolisis garam bersifat teoritis, aplikatif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pembelajaran CTL dilaksanakan secara kelompok dengan menugaskan siswa untuk mengaitkan pengaruh larutan garam terhadap benda atau makluk hidup sehingga di yakini mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian modified pretest- posttest group design. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model KAPDA pada pembelajaran contextual teaching and learning. Desain penelitian ini menggunakan modified pretest-posttest group design. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji perbedaan rerata, analisis pengaruh antar variabel, dan penentuan koefisien determinasi. Hasil penelitian diperoleh rata- rata nilai posttest pada kelas eksperimen lebih besar daripada kelas kontrol. Analisis pengaruh antar variabel menghasilkan nilai koefisien biserial sebesar 0,40 dan berkontribusi sebesar 16 % terhadap kompetensi kognitif siswa. Rata-rata kompetensi ranah afektif dan psikomotorik kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol meskipun rata-rata kompetensi kedua kelas berkategori baik pada ranah afektif dan psikomotorik. Hasil angket respon siswa terhadap penerapan model KAPDA dengan pendekatan CTL mendapatkan respon positif dan dapat diterima siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model KAPDA pada pembelajaran contextual teaching and learning berpengaruh terhadap kompetensi siswa materi hidrolisis.

Published
2018-09-12