The Utilization of the Semedo Ancient Site as a History Learning Resource for Class X Social Sciences Students of SMA N 1 Dukuhwaru and SMA N 3 Slawi, Tegal Regency

  • Noviana Safitri SMA Negeri 1 Dukuhwaru (High School)
  • Cahyo Budi Utomo Universitas Negeri Semarang
  • Syaiful Amin Universitas Negeri Semarang
Keywords: Archaeological Site, Semedo, Learning Resources

Abstract

This study aimed to determine the relevance of the Semedo Archaeological Site collection in historical learning materials and the implementation of the use of the Semedo Archaeological Site in learning history. This research is qualitative narrative research—sample collection with purposive sampling. Data collection techniques include observation, documentation, and interview techniques. Test the validity with the source triangulation technique—data analysis techniques using Data Reduction, Display, concluding, and verification. This study's results indicate that the Semedo Archaeological Sites collection is relevant to the Pre-Literacy learning material KI 3 and 4, KD 3.9, 4.9, and 3.10, 4.10. Discovery Learning learning model with a historical tour and HOTS. The approach to learning is Dukuhwaru 1 Public High School and Slawi 3 Public High School Scientific Learning. Utilization of the Semedo Archaeological Site is adjusted to the Learning Implementation Plan (RPP), Syllabus, and ongoing material. This use has a positive impact on increasing students' interest in learning and helps teachers to use historical learning resources for students.

References

Ahmad, T. A. (2010). Strategi pemanfaatan museum sebagai media pembelajaran pada materi zaman prasejarah. Paramita: Historical Studies Journal, 20(1).
Aji, W. N. (2016). Model pembelajaran Dick and Carrey dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Kajian Linguistik dan Sastra, 1(2), 119-126.
Alifah. (2012). Temuan Rangka Manusia di Situs Semedo. Widyariset, Vol. 15 No.1. Balai Arkeologi Yogyakarta. April 2012
Amin, S. (2010). Pewarisan nilai sejarah lokal melalui pembelajaran sejarah jalur formal dan informal pada siswa sma di Kudus Kulon (Doctoral dissertation, UNS (Sebelas Maret University)).
Anufia, B., & Alhamid, T. (2019). Instrumen pengumpulan data, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sorong.
Asmani, J. M. M. (2016). Tips Efektif Cooperative Learning: Pembelajaran Aktif, Kreatif, dan Tidak Membosankan. Diva Press.
Asmani, J. M. M. (2016). Tips Efektif Cooperative Learning: Pembelajaran Aktif, Kreatif, dan Tidak Membosankan. Diva Press.
Atno, A. (2010). Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah Siswa Melalui Pendekatan Pembelajaran Kontekstual Dengan Media VCD Pembelajaran. Paramita: Historical Studies Journal, 20(1).
Jene, O. C., Yuniwati, Y. B., & Rohmiyati, Y. (2013). Peran Taman Bacaan Masyarakat Dalam Menumbuhkan Budaya Baca Anak Di Taman Bacaan Masyarakat “Mortir” Banyumanik-Semarang. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 2(2), 110-122.
Jumono, J. (2012). Pengelolaan pembelajaran sejarah berbasis multimedia di SMA Negeri 1 Boja Kendal (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Kochhar, S. K. (2008). Pembelajaran Sejarah. Jakarta: Grasindo.
Krissandi, A. D. S., Widharyanto, B., & Dewi, R. P. (2018). Pembelajaran bahasa indonesia untuk sd. Bekasi: Media Maxima.
Kurniawati, J., & Baroroh, S. (2016). Literasi media digital mahasiswa universitas muhammadiyah bengkulu. Jurnal komunikator, 8(2), 51-66.
Moleong, L. J. (2014). Metode penelitian kualitatif edisi revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 5(10).
Nurdyansyah, N., & Fahyuni, E. F. (2016). Inovasi model pembelajaran sesuai kurikulum 2013.
Ocal, T. (2016). Necessity of cultural-historical heritage education in social studies teaching. Creative Education, 7(3), 396–406.
Pratiwi, N. I. (2017). Penggunaan media video call dalam teknologi komunikasi. Jurnal ilmiah dinamika sosial, 1(2), 202-224.
Pratiwi, P. H., Hidayah, N., & Martiana, A. (2017). Pengembangan modul mata kuliah penilaian pembelajaran sosiologi berorientasi HOTS. Cakrawala Pendidikan, (2), 85339.
Rahardjo, M. (2011). Metode pengumpulan data penelitian kualitatif, UIN Maliki Malang.
Sari, A. (2017). Implementasi pendidikan karakter di sekolah melalui kegiatan pembiasaan dan keteladanan. Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 3(02), 249-258.
Sumar, W. T., & Razak, I. A. (2016). Strategi pembelajaran dalam implementasi kurikulum berbasis soft skill. Deepublish.
Sunarjan, Y. Y. F. R., & Amin, S. (2017). Pengembangan Bahan Ajar Berbentuk Handout Berbasis Sejarah Lokal dengan Materi Perjuangan Rakyat Banyumas Mempertahankan Kemerdekaan dalam Agresi Militer Belanda 1 Tahun 1947 Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas XI SMA Negeri 4 Purwokerto. Indonesian Journal of History Education, 5(2).
Utomo, C. B. (2007). Lawatan Sejarah Sebagai Metode Pembelajaran Sejarah. In Makalah Seminar Nasional. Semarang: Unnes.
Utomo, Cahyo Budi. (2012), Pengembangan Inovasi Pembelajaran Sejarah. Semarang: Unnes Press
Widianto, H., & Simanjuntak, T. (2009). Sangiran menjawab dunia. Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran.
Yıldırım, G., & Akamca, G. Ö. (2017). The effect of outdoor learning activities on the development of preschool children. South African journal of education, 37(2).
Published
2021-09-15
How to Cite
Safitri, N., Utomo, C., & Amin, S. (2021). The Utilization of the Semedo Ancient Site as a History Learning Resource for Class X Social Sciences Students of SMA N 1 Dukuhwaru and SMA N 3 Slawi, Tegal Regency. Indonesian Journal of History Education, 6(2), 71-84. https://doi.org/10.15294/ijhe.v6i2.27647