Reconstructing Clinical Legal Education for Social Justice and Poverty Alleviation in Indonesia through Friedman’s Legal System Theory
DOI:
https://doi.org/10.15294/ijicle.v8i1.49262Keywords:
Clinical Legal Education, Access to Justice, Social Justice, Poverty, Legal ReformAbstract
This research presents a reconstruction of clinical legal education as an effort to build a quality Indonesian legal system, grounded in the values of Pancasila and the principles of statehood. The main issue arises from the weak integration between normative legal education and the practical needs of society, resulting in law enforcement and access to justice that are not yet optimal, especially for marginalised groups. The primary innovation lies in formulating the reconstruction of clinical legal education as an instrument for improving the legal system through strengthening legal substance, structure, and legal culture, referencing Lawrence Friedman's legal system theory combined with the values of Pancasila. The approach used is normative law, both conceptually and analytically. The research findings emphasise that a good quality legal system must begin with quality, adaptive legal education capable of responding to societal needs. Clinical legal education functions not only as a medium for students' practical learning but also as a social transformation tool to enhance legal awareness, broaden access to legal aid, and shape law enforcement officers with a character oriented towards social justice and statehood. This reconstruction is carried out by strengthening practice-based curricula, integrating the values of Pancasila, and developing responsive legal clinics to realise an inclusive, progressive, and just Indonesian legal system.
References
Adnan, La Ode, Rasmala Dewi, Safrin Salam, and Muh Sutri Mansyah. “Penyuluhan hukum memberikan bantuan hukum bagi masyarakat kurang mampu.” Jurnal Kemanusiaan dan Pendidikan (JAHE) 4, no. 1 (2024): 121–28. https://doi.org/10.31004/jh.v4i1.531.
Aji, Pandam Bayu Seto, and Zain Arfin Utama. “Hukum sebagai kenyataan: Teori sebagai objek studi dan bahan penelitian.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3, no. 4 (2025): 3681–94. https://doi.org/10.61104/alz.v3i4.1579.
Asmah, Nur, and Mhd Idham. “Simulasi pembentukan peraturan daerah: Pembelajaran klinis dalam pendidikan hukum.” Journal of Social and Economics Research 4, no. 2 (2022): 349–58. https://doi.org/10.54783/jser.v4i2.1265.
Awalokita, Sonia, Syafri Hariansah, and Cik Marhayani. “Hukum dan realitas sosial: Studi sosio-legal tentang pekerja anak dalam konteks kemiskinan di Kota Pangkalpinang.” Jurnal Legalitas 3, no. 1 (2025): 12–22. https://doi.org/10.58819/jle.v3i1.136.
Banna, Nurrahim Hasan Al, Naufal Nafis Ardana, Muhammad Fakhri Kurniawan, and Ramadhan Dwi Prasetyo. “Analisis ketimpangan keadilan di Indonesia: Potret buram hukum yang berpihak pada kuasa.” Pancasila: Jurnal Keindonesiaan 5, no. 1 (2025): 125–34. https://doi.org/10.52738/pjk.v5i1.728.
Cristiana, Edelweisia. “Digitalisasi pendidikan ditinjau dari perspektif hukum.” Prosiding Seminar Nasional IAHN-TP Palangka Raya, no. 3 (2021): 58–66. https://doi.org/10.33363/sn.v0i3.89.
Engeliq, Frieska, and Hotimah. “Pendidikan kritis, kurikulum isu, literasi sosial, pembelajaran kontekstual, partisipasi siswa.” Jurnal Inovasi Pedagogik dan Teknologi 3, no. 2 (2025): 50–55. https://doi.org/10.70217/jiptek.v3i2.279.
Fardi, Muhammad, Inka Nusamuda Pratama, Darmansyah, and Amil. “Transparansi pendataan program bantuan sosial tunai dalam penanggulangan kemiskinan di Lingkungan Bebidas Kelurahan Pegesangan Kota Mataram.” Journal of Social and Policy Issues 3, no. 3 (2023): 150–55. https://doi.org/10.58835/jspi.v3i3.209.
Hafandi, Raisha, Adinda Dwi Larasati, Andhika Yudha Pratama, et al. “Pendidikan hukum di Indonesia: Urgensi, proyeksi dan integrasi.” Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial 4, no. 4 (2025): 439–54. https://doi.org/10.18860/dsjpips.v4i4.19542.
Hattu, Yakoba Yuliana, and Abdul Karim. “Pengembangan klinik hukum masyarakat: Mendorong akses keadilan untuk kelompok rentan.” Legal Empowerment: Jurnal Pengabdian Hukum 1, no. 2 (2023): 63–71. https://doi.org/10.46924/legalempowerment.v1i2.195.
Iqbal, Firdaus Muhamad. “Kontribusi sistem civil law (Eropa Kontinental) terhadap perkembangan sistem hukum di Indonesia.” Jurnal Dialektika Hukum 4, no. 2 (2022): 180–200. https://doi.org/10.36859/jdh.v4i2.1120.
Laksito, Joni, and Agus Wibowo. “Mengubah budaya pendidikan hukum menggunakan pembelajaran simulasi metaverse.” Jurnal Hukum, Politik dan Ilmu Sosial 1, no. 2 (2022): 95–117. https://doi.org/10.55606/jhpis.v1i2.1532.
Lira, M. Adnan. “Pengaruh kemiskinan struktural terhadap penegakan hukum.” AL-MANHAJ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam 5, no. 2 (2023): 2485–96. https://doi.org/10.37680/almanhaj.v5i2.3816.
Marlina, Andi, Rasna Rasna, Abd Rahman, and Purnama Suci. “Akses keadilan yang tidak sampai: Studi kajian bantuan hukum bagi masyarakat miskin.” Jurnal USM Law Review 7, no. 2 (2024): 540–55. https://doi.org/10.26623/julr.v7i2.8668.
Mustikasari, Febriani. “Analisis peran konstitusi dalam menjamin hak asasi manusia dan keadilan sosial: Studi kasus negara Indonesia dalam konteks dinamika politik kontemporer.” Media Hukum Indonesia (MHI) 2, no. 3 (2024). https://doi.org/10.5281/zenodo.12730332.
Permatasari, Imealdha, Selvia Maningrum, Fitriana Selvia, Yonatan Ari Santoso, and Imanuel Jaya. “Pengaruh paparan media sosial terhadap partisipasi mahasiswa Universitas Palangka Raya dalam advokasi kebijakan kenaikan tunjangan DPR RI.” MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi 5, no. 2 (2025): 38–52. https://doi.org/10.35842/massive.v5i2.229.
Poetri, Titie Rachmiati. “Model pendidikan klinik hukum lintas disiplin untuk penguatan kompetensi mahasiswa dalam menyelesaikan sengketa.” Prosiding SENADIKA: Seminar Nasional Akademik 1, no. 1 (2024): 195–205.
Pratama, Mohammad Alvi, and Eva Laila Rizkiyah. “Ecosophy foundation with place-based education model clinical legal education.” IBLAM Law Review 2, no. 2 (2022): 129–40. https://doi.org/10.52249/ilr.v2i2.78.
Pratama, Nauval Satria, Faza Sabila Firdaus, Raihanna Zahwa, Dika Putra Madya, and Abdul Fadhil. “Implementasi nilai-nilai keadilan sosial dalam pendidikan Islam: Tantangan dan peluang.” Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial 4, no. 2 (2025): 140–46. https://doi.org/10.58540/jipsi.v4i2.943.
Rafid, Rahmad, and Riski Febria Nurita. “Dinamika pendidikan dan hukum di era digital: Tantangan dan peluang dalam menghadapi transformasi teknologi.” MLJ Merdeka Law Journal 6, no. 1 (2025): 79–92.
Rafid, Rahmad, Riski Febria Nurita, Raditya Pratama, et al. “Peran pendidikan hukum dalam membangun kesadaran hukum masyarakat: Studi kualitatif pada siswa sekolah di wilayah perkotaan dan pedesaan.” Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan 3, no. 4 (2025): 561–70. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.445.
Ramdani, Muhammad Fajar, and Aisyah Lestari. “Akses keadilan bagi masyarakat rentan: Studi sosio-legal di Desa Janapria, Kabupaten Lombok Tengah.” PERSEPTIF: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 2, no. 4 (2024): 127–35. https://doi.org/10.70716/perseptif.v2i4.427.
Ridwan, Rifanto Bin, and Muhammad Husein. “Pengembangan kurikulum program studi hukum keluarga Islam berbasis kebutuhan masyarakat untuk pencegahan perkawinan anak.” Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam 17, no. 1 (2025): 96–113. https://doi.org/10.30739/darussalam.v17i1.4189.
Riza, Rifqi, Budiyanto Budiyanto, and Evi Winingsih. “Konseling berbasis keadilan sosial: Rekonstruksi praktik emansipatoris dalam perspektif kritis.” TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling 9, no. 3 (2026): 75–85. https://doi.org/10.26539/teraputik/641/9/3/2026.
Rizani, Rasyid, Ahmadi Hasan, and Masyithah Umar. “Integrasi keadilan moral, keadilan hukum, dan keadilan sosial dalam putusan pengadilan.” Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory 1, no. 4 (2023): 567–83. https://doi.org/10.62976/ijijel.v1i4.179.
Saryono, Saryono, Alisa Nur Fazria, Sopiah Andini, and Hasan Hasan. “Hubungan antara pemahaman etika politik dan kesadaran hukum dengan budaya politik organisasi mahasiswa.” Jurnal Citizenship Virtues 2, no. 1 (2022): 215–22. https://doi.org/10.37640/jcv.v2i1.1369.
Sati, Lara. “Akses terhadap keadilan: Studi kritis terhadap praktik bantuan hukum di Indonesia.” Journal of Social and Communication (JSC) Terekam Jejak 1, no. 1 (2025): 41–51.
Syahriar, Irman, Jamil Bazarah, and Khairunnisah Khairunnisah. “Keadilan sosial di dalam negara hukum Indonesia.” Journal of Knowledge and Collaboration 1, no. 2 (2024): 28–38. https://doi.org/10.59613/wqx8hn76.
Syaiful, Ahmad. “Peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat.” Journal of Instructional and Development Researches 3, no. 1 (2023): 29–34. https://doi.org/10.53621/jider.v3i1.102.
Triwahyuningsih, Triwahyuningsih, and Abdurrahman Darojat. “Peran pendidikan hukum dalam meningkatkan kesadaran dan ketaatan hukum masyarakat di Indonesia.” Jurnal Ilmiah Advokasi 13, no. 3 (2025): 939–54. https://doi.org/10.36987/jiad.v13i3.6457.
Wahyudi, M. Arie, Syafruddin Kalo, Edi Yunara, and Sutiarnoto Sutiarnoto. “Pemberian bantuan hukum oleh Lembaga Bantuan Hukum Medan terhadap masyarakat kurang mampu di Kota Medan.” Locus Journal of Academic Literature Review 1, no. 5 (2022): 280–88. https://doi.org/10.56128/ljoalr.v1i5.78.
Wiguna, Made Oka Cahyadi. “Konsep pengembangan clinical legal education berbasis pendekatan yang berkeadilan.” KRTHA BHAYANGKARA 17, no. 2 (2023): 379–92. https://doi.org/10.31599/krtha.v17i2.809.
Willis, Regyna Putri, and Mardalena Hanifah. “Tinjauan komprehensif terhadap perkembangan sistem hukum di dunia.” Journal Orchestration 1, no. 1 (2026): 15–29.
Downloads
Published
Article ID
49262Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Teuku Wibowo Pratama Imron, Martitah Martitah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








