Analisis Total Gula dan Sifat Sensorik pada Varietas Beras IR-64 dengan Rasio dan Proses Pemasakan yang Berbeda
DOI:
https://doi.org/10.15294/nutrizione.v5i2.22567Keywords:
gula total, rice cooker, konvensional, IR 64Abstract
Menurut International Diabetes Federation (IDF), prevalensi diabetes nasional Indonesia berada dalam 10 besar negara dengan prevalensi T2DM tertinggi. Salah satu penyebabnya adalah konsumsi karbohidrat yang mengandung glukosa tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan total gula dan sifat sensorik pada varietas beras IR-64 dengan rasio dan proses pemasakan yang berbeda. Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu metode pemasakan konvensional dan rice cooker dengan 6 perlakuan 2 ulangan (P1 = Konvensional 1:1, P2 = Konvensional 1:2, P3 = Konvensional 1:3, P4 = Rice Cooker 1:1, P5 = Rice Cooker 1:2, P6 = Rice Cooker 1:3). Analisis kandungan gizi dilakukan di Laboratorium Kuliner Universitas Negeri Semarang dengan Uji Refraktometer. Data diperoleh dari uji sampel nasi yang dimasak dan hasil pengisian uji daya terima (sensoris). Data dianalisis dengan menggunakan Uji Friedman dan dengan uji lanjut Mann Whitney. Hasil analisis kandungan gula total menunjukkan nilai signifikansi 0,178(p<0,05) yang dapat disimpulkan bahwa ada tidak ada perbedaan kandungan gula total pada nasi dengan rasio dan metode pemasakan yang berbeda. Berdasarkan hasil uji Friedman pada sifat sensorik, diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan (p<0,05) pada warna dan tekstur pada nasi, sedangkan pada parameter rasa dan aroma tidak terdapat perbedaan yang signifikan(p>0,05).