Pengaruh Pemberian Jus Buah Bit (Beta vulgaris L.), Jambu Biji Merah (Psidium guajava L.), dan Kombinasinya Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Mahasiswi Anemia
DOI:
https://doi.org/10.15294/nutrizione.v5i2.28381Keywords:
Buah Bit, Jambu Biji Merah, Kadar HemoglobinAbstract
Anemia defisiensi besi merupakan jenis anemia yang paling umum terjadi di Indonesia. Pemberian produk pangan dengan kandungan zat besi dan vitamin C dapat dimanfaatkan untuk mencegah kejadian anemia. Buah bit dan jambu biji merah memiliki kandungan zat besi dan vitamin C yang dapat membantu pembentukan hemoglobin untuk mencegah kejadian anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan pada perubahan kadar hemoglobin setelah pemberian jus buah bit, jambu biji merah, dan kombinasinya.
Penelitian ini merupakan peneltian Quasi Experimental dengan desain Pre-Post Test Control Group Design. Subjek berjumlah 32 mahasiswi yang dibagi menjadi 4 kelompok yaitu 1 kelompok kontrol dan 3 kelompok perlakuan. Kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan apapun, kelompok perlakuan 1 diberikan jus buat bit sebanyak 250 ml /hari, kelompok perlakuan 2 diberikan jus jambu biji merah sebanyak 250 ml /hari, dan kelompok perlakuan 3 diberikan kombinasi jus buah bit dan jambu biji merah sebanyak 250 ml /hari selama 7 hari.
Tidak terdapat perbedaan signifikan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pada kelompok perlakuan 1 (p = 0,115) dan 2 (p = 0,208). Terdapat perbedaan signifikan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pada kelompok perlakuan 3 (p = 0,013). Tidak terdapat perbedaan perubahan signifikan kadar hemoglobin antar kelompok (p = 0,08).